
Jefri Kurniawan (depan) kembali berseragam Borneo FC. Sayang, debutnya bersama Pesut Etam di Liga 1 berakhir dengan kekalahan
JawaPos.com - Jefri Kurniawan mengaku bangga bisa kembali mengenakan kostum Borneo FC dan bahkan langsung dipercaya sebagai starter saat menjamu Sriwijaya FC, Sabtu (5/8) lalu. Baginya, Borneo FC adalah tim yang telah membuat namanya bersinar terang.
Hanya saja, dia harus merasakan kekecewaan setelah Pesut Etam - julukan Borneo FC, kalah 0-1 dari Sriwijaya. Ironisnya, kekalahan itu terjadi di depan publik sendiri, Stadion Segiri. Dia pun berharap pada laga berikutnya bisa memberikan hasil optimal.
“Sayang kurang bisa maksimal di pertandingan pertama di Liga 1 bersama Borneo FC. Meski begitu, jelas kebanggaan tersendiri bisa kembali memperkuat klub ini," sebut Jefri seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).
“Permainan kurang solid karena banyak miskomunikasi antarpemain,” imbuhnya.
Dia berharap ke depan antarpemain dapat lebih memiliki ikatan kuat, sehingga tampil spartan. Sebab, kekompakan menjadi kunci utama kesuksesan sebuah tim meraih kemenangan di setiap laga.
“Andai kembali dipercaya, saya akan bermain lebih maksimal. Harus meraih tiga poin pada laga selanjutnya,” pungkas Jefri.
Saat menghadapi Laskar Wong Kito - julukan Sriwijaya, Jefri tampil selama 58 menit. Gelandang yang sejak awal musim Liga 1 bermain untuk Persija Jakarta ini melakukan dua kali tembakan yang sayangnya tak mengarah ke gawang.
Jefri bukan wajah baru bagi publik Samarinda. Saat kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 digulirkan, dia merupakan penggawa Pesut Etam. Dia hengkang ke Persija sebelum Liga 1 bergulir. Kini, Jefri kembali ke pangkuan Pesut Etam dengan status pinjaman.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
