
Alessandro Bastoni menegaskan Inter Milan tidak akan mengubah pendekatan bermain saat menghadapi Shakhtar Donetsk. Bek Italia itu meminta Nerazzurri meminimalkan kesalahan di Liga Champions. (X/@BarcaTimes)
JawaPos.com - Inter Milan akan menjamu Shakhtar Donetsk pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Kamis (22/10/2026) pukul 02.00 WIB.
Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, memastikan timnya tidak akan mengubah pendekatan bermain saat menghadapi wakil Ukraina tersebut. Namun, dia menekankan pentingnya meminimalkan kesalahan agar Nerazzurri bisa mendapatkan hasil positif.
“Pendekatan kami dan cara kami bermain tetap sama, terlepas dari lawan yang dihadapi. Jika kami bisa meminimalkan kesalahan, kami akan tampil lebih baik di Liga Champions,” kata Bastoni, dikutip dari laman resmi Inter Milan, Rabu (21/10/2026).
Menurut Bastoni, kualitas pemain di Liga Champions membuat setiap kesalahan bisa berakibat lebih besar. Karena itu, Inter harus lebih waspada, terutama setelah menelan kekalahan dari Real Madrid dan Club Brugge pada dua pertandingan awal kompetisi musim ini.
Bastoni juga mengakui Shakhtar Donetsk memiliki kualitas yang patut diwaspadai. Dia menyoroti banyaknya pemain Brasil dalam skuad klub asal Ukraina tersebut.
“Besok kami menghadapi tim berkualitas dengan banyak pemain Brasil, tetapi mentalitas kami tidak berubah,” ujar Bastoni.
Inter membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi di fase liga. Kekalahan dari Shakhtar berpotensi membuat langkah mereka menuju posisi delapan besar semakin sulit.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, juga menilai Shakhtar Donetsk sebagai lawan yang kuat. Dia menyoroti kualitas teknik, kecepatan, dan intensitas permainan tim asuhan Arda Turan tersebut.
“Shakhtar adalah tim yang kuat. Mereka bermain di Liga Champions dan setiap tim di kompetisi ini memiliki kualitas, pengalaman, pemain dengan kemampuan teknik yang bagus, kecepatan, serta intensitas. Pelatih mereka juga mengatur tim dengan baik,” kata Chivu.
Chivu menilai Shakhtar mampu menjaga intensitas baik ketika menguasai bola maupun saat bertahan. Karena itu, Inter harus tampil dengan identitas permainan sendiri dan memiliki kepercayaan diri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022