Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Oktober 2026 | 15.49 WIB

Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Italia: Zidane Pilih Olise, Mancini Andalkan Tonali

Prancis vs Italia menjadi panggung adu kreativitas Michael Olise dan Sandro Tonali yang dipercaya mengisi peran nomor 10. (Dok. Instagram/@equipedefrance)

 
JawaPos.com – Zinedine Zidane dan Roberto Mancini semasa aktif sebagai pesepak bola dikenal sebagai playmaker andal. Kini, Zizou—sapaan akrab Zinedine Zidane—dan Mancini—sapaan akrab Roberto Mancini—harus menularkan pengalaman tersebut kepada timnas besutan masing-masing, Prancis dan Italia.

Matchday ketiga Grup A1 UEFA Nations League di Stade de France, Saint-Denis, dini hari nanti pun seolah menjadi panggung adu kreativitas pemain nomor 10 pilihan Zizou dan Mancini. Pertandingan ini disiarkan langsung RCTI, MNC Soccer Channel, K-Vision, RCTI+, dan Vision+ mulai pukul 01.45 WIB.

Zizou menunjuk Michael Olise untuk menjalankan peran nomor 10, bukan playmaker Manchester City Rayan Cherki. Di kubu Mancini, Sandro Tonali dipercaya menjalankan peran trequartista alias pengatur serangan Italia.

Jika Olise telah mencatatkan satu gol dan satu assist, Tonali berkontribusi dengan satu assist. Keduanya menjadi sosok penting dalam skema permainan masing-masing tim.

"Dia (Olise) punya bakat yang murni dan dia sangat suka bermain dengan bola. Anda bisa melihatnya. Dia merasakan permainan ini. Aku senang memperhatikan caranya memainkan bola," kata Zidane tentang Olise kepada TF1.

Permainan Olise sebagai nomor 10 juga mendapat pengakuan dari Thierry Henry yang menangani wide attacker Bayern Munchen tersebut di Olimpiade Paris 2024.

"Sekarang, kalian bisa menyaksikan Michael (Olise) dengan versi lebih matang," klaim Henry.

Transformasi Sandro Tonali

Yang mengejutkan adalah keputusan Mancini memberikan peran nomor 10 kepada Tonali. Posisi asli Sandy—sapaan akrab Tonali semasa membela Newcastle United—bukan gelandang pengatur serangan, melainkan central midfielder (CM).

Kemampuan Tonali sebagai nomor 10 muncul setelah berada di tangan pelatih yang tepat. Sejak dilatih Eddie Howe di Newcastle United, kemampuan Tonali sebagai pengatur serangan semakin terasah bersama Roberto De Zerbi yang menangani Tottenham Hotspur musim ini.

"Sandro pemain yang bisa menjalankan beberapa peran berbeda di lapangan. Dia telah mengambil peran yang lebih konstruktif di Spurs," ulas Antonio Gagliardi, penasihat taktik timnas Italia, kepada Calciomercato.

Cherki Tersingkir

Di sisi lain, skema 4-3-3 yang diusung Zidane membuat Cherki kehilangan peran sebagai gelandang serang di belakang penyerang alias pemain nomor 10.

Padahal, di klubnya, Manchester City, Cherki menjadi salah satu kreator serangan melalui umpan-umpannya. Bersama Zidane, pemain 23 tahun itu harus mengambil peran sebagai salah satu dari trio gelandang.

Pengamat sepak bola Prancis Tony Chapron menyebut Cherki tidak sesuai dengan karakter permainan Prancis era Zidane yang lebih mengandalkan kekuatan fisik.

"Menurutku, pihak yang paling rugi dengan taktik Zidane adalah Cherki. Dengan talentanya, performa Rayan (Cherki) menjadi biasa saja," beber Chapron kepada Canal+.

Efisiensi Milik Gli Azzurri

Zinedine Zidane dan Roberto Mancini menjadikan timnas besutan mereka, Prancis dan Italia, sebagai tim dengan pendekatan menyerang.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore