
Khvicha Kvaratskhelia menjadi andalan Georgia saat menghadapi Hungaria dalam lanjutan Liga Nations UEFA. (Timnas Georgia)
JawaPos.com — Hungaria dan Georgia diprediksi bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Liga Nations UEFA 2026/2027 di Puskás Aréna, Budapest, Sabtu (3/10/2026) pukul 01.45 WIB.
Kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin dari dua pertandingan Grup 2 Liga B, sehingga duel ini menjadi kesempatan penting bagi Hungaria dan Georgia untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga peluang bersaing.
Hungaria dan Georgia datang dengan catatan identik di Liga Nations UEFA 2026/2027, yakni sama-sama mengantongi satu poin dari dua pertandingan. Kondisi tersebut membuat pertandingan di Puskás Aréna diprediksi berjalan ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan tambahan poin.
Hungaria mengawali kompetisi dengan kekalahan 0-1 dari Ukraina pada 25 September, sebelum bermain imbang 0-0 ketika bertandang menghadapi Irlandia Utara. Dua hasil tersebut membuat Marco Rossi dan anak asuhnya menempati peringkat ketiga Grup 2 Liga B.
Georgia juga belum meraih kemenangan setelah menjalani dua pertandingan. The Crusaders kalah 0-1 dari Irlandia Utara pada pertandingan pembuka, lalu bermain imbang tanpa gol ketika menghadapi Ukraina.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum bagi kedua tim untuk mengakhiri tren tanpa kemenangan di Liga Nations UEFA. Dengan catatan pertahanan yang relatif solid dalam pertandingan terakhir, duel Hungaria vs Georgia berpeluang kembali menghadirkan skor rendah.
Hungaria memiliki rekor 10 kemenangan, delapan hasil imbang, dan 10 kekalahan dari 28 pertandingan sepanjang keikutsertaan mereka di Liga Nations UEFA. National Eleven mencetak 29 gol dan kebobolan 33 gol dalam rangkaian pertandingan tersebut.
Hungaria sebelumnya tampil di Liga A pada edisi 2022-23 dan 2024-25. Namun, degradasi pada kompetisi terakhir membuat mereka harus menjalani persaingan di Liga B pada musim 2026/2027.
Georgia juga memiliki pengalaman bermain di Liga B dalam beberapa edisi terakhir. The Crusaders pertama kali tampil di Grup D pada edisi perdana Liga Nations UEFA 2018-19 dan kemudian berhasil naik ke Liga B, sebelum kembali bertahan di level tersebut.
Dua negara ini baru bertemu dua kali dalam sejarah pertandingan yang tercatat di data tersebut. Seluruh pertemuan berlangsung pada kualifikasi Piala Dunia 2022, dengan Georgia menang 3-1 atas Hungaria pada September 2001, sedangkan Hungaria membalas melalui kemenangan 4-1 di pertandingan lainnya.
Hungaria akan kembali mengandalkan Daniel Lukacs sebagai ujung tombak serangan. Penyerang berusia 30 tahun tersebut sudah mencetak dua gol untuk tim nasional dan diproyeksikan kembali menjadi pemain yang bertugas mengancam pertahanan Georgia.
Dominik Szoboszlai juga menjadi salah satu nama penting dalam susunan pemain Hungaria. Gelandang Liverpool tersebut diperkirakan kembali tampil sejak menit pertama bersama kompatriotnya, Mikos Kerkez, sementara Alex Toth berpeluang mendapat kesempatan lebih besar setelah tampil impresif sebagai pemain pengganti saat melawan Irlandia Utara.
Di kubu Georgia, perhatian utama tentu mengarah kepada Khvicha Kvaratskhelia. Pemain Paris Saint-Germain itu sudah mencetak 23 gol dalam 52 penampilan bersama tim nasional Georgia dan diharapkan menjadi pembeda dalam pertandingan yang berpotensi berlangsung ketat.
Georges Mikautadze juga menjadi ancaman serius bagi lini belakang Hungaria. Penyerang tersebut memiliki catatan 23 gol untuk Georgia, sehingga duet Mikautadze dan Kvaratskhelia bisa menjadi tumpuan utama The Crusaders untuk mencuri kemenangan di Budapest.
Hungaria kemungkinan turun dengan formasi yang menempatkan B Toth sebagai penjaga gawang. Lini belakang dapat diisi Bolla, Orban, Csinger, dan Kerkez, sementara Schafer serta Csongvai diproyeksikan mengisi sektor tengah.
Di depan, Jurek, A Toth, dan Szoboszlai diperkirakan mendukung Lukacs sebagai penyerang utama. Komposisi tersebut memberi Hungaria perpaduan antara pengalaman pemain senior dan kreativitas dari sektor gelandang serang.
Georgia berpeluang memainkan Mamardashvili di bawah mistar. Kakabadze, Goglichidze, Dvali, Lochoshvili, dan Tsitaishvili diprediksi menjadi barisan pertahanan, sedangkan Kochorashvili, Kiteishvili, dan Chakvetadze mengisi lini tengah.
Mikautadze dan Kvaratskhelia kemungkinan menjadi dua pemain terdepan Georgia. Kombinasi tersebut membuat Georgia tetap memiliki ancaman meski performa mereka dalam dua pertandingan pertama Liga Nations UEFA belum menghasilkan kemenangan.
Dengan kedua tim sama-sama baru mengumpulkan satu poin, pertandingan diperkirakan berlangsung hati-hati sejak awal.
Hungaria memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi Georgia mempunyai Kvaratskhelia dan Mikautadze yang bisa menciptakan perbedaan, sehingga skor imbang menjadi prediksi yang masuk akal.
Prediksi skor: Hungaria 1-1 Georgia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022