
Frank Lampard siapkan mental Coventry City. (@coventrycityfc/Instagram).
JawaPos.com - Pelatih Coventry City Frank Lampard mengingatkan timnya agar siap menghadapi masa-masa sulit setelah promosi ke Premier League dengan menghadapi Arsenal sebagai awal kiprah mereka di kasta tertinggi Liga Inggris musim 2026/2027.
Coventry meraih tiket promosi setelah amankan gelar juara Championship musim lalu. The Sky Blues mengoleksi 95 poin, unggul 11 angka dari Ipswich Town yang finis di posisi kedua.
Lampard pun mengaku tantangan yang dihadapi timnya di Premier League akan jauh lebih berat. Menurut sang pelatih, persaingan di kasta tertinggi menuntut Coventry memiliki ketahanan mental ketika hasil tidak sesuai harapan.
Baca Juga:Arsenal Siapkan Langkah Besar di Bursa Transfer, Konsa Segera Datang dan Yildiz Jadi Incaran
“Kami pasti akan melalui masa-masa yang lebih sulit tahun ini karena kompetisi yang kami hadapi sekarang. Jadi, kami membutuhkan ketahanan pada momen-momen tertentu dan ketenangan pada momen lainnya,” ujar Lampard dikutip dari ESPN.
Lampard tercatat dua kali menukangi Chelsea, dengan periode kedua berlangsung tepat setelah masa baktinya di Everton usai. Saat menangani Everton, Lampard berhasil membawa klub bertahan di Premier League pada 2022. Sementara itu, periode keduanya bersama Chelsea tidak berjalan sesuai harapan dan menjadi salah satu pengalaman sulit dalam karier kepelatihannya.
Lampard menilai berbagai pengalaman itu membuatnya lebih matang dalam menghadapi tekanan. “Bagian penting dari peran saya adalah memiliki keseimbangan itu. Saya sudah melalui karier bermain yang panjang dan karier manajerial dengan beberapa momen yang sangat bagus serta beberapa momen yang sulit,” katanya.
Baca Juga:Manchester United Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Baleba, Zirkzee Berpeluang Kembali ke Italia
Mantan gelandang Timnas Inggris itu juga menegaskan bahwa Coventry harus tetap bersatu ketika menghadapi periode sulit. Lampard tidak ingin pernyataannya dianggap sebagai sikap pesimistis sebelum musim dimulai, tetapi menilai kesiapan menghadapi kenyataan kompetisi Premier League merupakan hal penting.
“Sebagai klub, kami harus tetap bersama dalam momen-momen itu (menang atau kalah). Saya tidak ingin terdengar terlalu negatif sebelum sesuatu terjadi. Ini hanya kenyataan bahwa kami harus siap menghadapinya,” ujar Lampard.
Lampard juga mengakui periode keduanya di Chelsea memberikan pelajaran berharga, meski hasilnya tidak sesuai harapan. Menurutnya, pengalaman menghadapi berbagai tantangan membuat dirinya sekarang lebih mampu menjaga fokus. “Periode kedua saya di Chelsea tidak bagus bagi saya, terutama dari sisi citra. Tetapi setelah melalui berbagai tantangan, baik dan buruk, dalam karier manajerial, saya merasa berada di posisi yang lebih baik untuk menghadapinya,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
