
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim (tengah) saat memberikan instruksi kepada pemainnya. (AC Milan)
JawaPos.com - Ruben Amorim bakal terus meningkatkan performa AC Milan setelah menahan imbang Inter Milan. Laga persahabatan yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Stadion Optus, Australia, Rabu (5/8).
Meraih hasil imbang adalah yang terbaik bagi AC Milan dan Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal tersebut menilai timnya sudah bermain dengan baik. Namun, Inter Milan mampu membaca permainan lawannya itu dengan baik.
"Yang terpenting adalah tidak kalah, tetapi yang paling penting adalah meningkatkan diri sebagai tim. Kami memulai dengan sangat baik, melakukan pressing dengan sangat baik, tetapi Inter memiliki banyak pengalaman, mereka langsung memahami apa yang kami lakukan dan kami kesulitan melawan mereka di akhir babak pertama dan di awal babak kedua" kata Ruben Amorim yang dikutip dari Sempre Milan, Rabu (5/8).
Permainan AC Milan dianggap Amorim membaik dalam 20 menit terakhir. Ia juga masih ingin melihat aksi para pemainnya.
"Lalu kami membaik: kami bermain bagus dalam dua puluh menit terakhir pertandingan. Itu adalah ujian yang bagus, tetapi kami membutuhkan lebih banyak pertandingan untuk menguji semua pemain," ujar Amorim.
Pelatih 41 tahun tersebut terus menginstruksikan para pemainnya untuk membangun serangan dari belakang. Bagi Amorim, laga melawan Inter Milan sangat baik hingga dari sisi duel fisik.
"Kami mencoba membangun serangan dari belakang, tetapi tanpa mengambil risiko yang sama seperti saat melawan Glasgow. Itu pertandingan yang bagus, bahkan secara fisik," jelas Amorim.
Baca Juga:Mengapa Zlatan Absen di Pemakaman Legenda AC Milan Franco Baresi, Kisah Pilu yang Jarang Diketahui
Terakhir, Amorim ingin tim asuhannya lebih banyak menguasai bola. Mantan pelatih Manchester United tersebut mengaku bahwa untuk melakukan hal tersebut perlu banyak waktu.
"Semuanya, terutama dengan bola. Jika kita lebih banyak menguasai bola, kita akan lebih sedikit menderita. Tapi itu membutuhkan waktu: kita perlu lebih banyak menguasai bola agar lebih sedikit menderita," pungkas Amorim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
