
Carlos Espi resmi bergabung dengan Real Madrid setelah ditebus dari Levante. Penyerang muda itu menolak tawaran klub Premier League demi Los Blancos. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com - Carlos Espi memilih Real Madrid meski sempat diminati sejumlah klub Premier League, Italia, dan Portugal. Penyerang muda asal Levante itu datang dengan ambisi berkembang dan bersaing di lini depan Los Blancos.
Carlos Espi resmi menjadi rekrutan kelima Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini setelah Los Blancos mengaktifkan klausul pelepasannya senilai €25 juta dari Levante. Kepindahan penyerang berusia 21 tahun itu berlangsung cepat dan menjadi salah satu transfer paling mengejutkan di Spanyol.
Menurut laporan MARCA, agen Espi, Pep Serer, menyebut transfer tersebut merupakan hasil dari kerja keras sang pemain selama bertahun-tahun. Dia mengatakan Espi memilih bertahan dan berjuang mendapatkan tempat di Levante, alih-alih mencari jalan pintas dengan pindah ke klub lain.
"Dia telah melewati masa-masa sulit, berhasil mendapatkan tempat di tim inti dan mulai mencetak gol. Saya sangat bangga padanya dan atas semua yang masih harus dia raih," ujar Serer.
Sebelum bergabung dengan Real Madrid, Espi diminati sejumlah klub Premier League serta beberapa tim dari Italia dan Portugal. Namun, situasi berubah ketika Los Blancos mengajukan tawaran resmi.
"Ketika Real Madrid menghubungi, tidak ada keraguan lagi. Itu adalah klub yang sangat terkemuka dan kemarin mereka menunjukkan kehangatan yang luar biasa kepada kami," kata Serer kepada Marca.
Baca Juga:Prediksi Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Jangan Terpancing Permainan Keras Tamu
Dia menambahkan, sikap profesional dan penghormatan yang ditunjukkan pihak Real Madrid membuat keputusan Espi menjadi sangat mudah.
Meski bergabung dengan salah satu klub terbesar di dunia, Espi disebut tidak datang dengan ekspektasi berlebihan. Dia memahami persaingan di lini depan Real Madrid sangat ketat dan memilih fokus mengembangkan kemampuannya.
"Dia tahu persis apa perannya. Dia sangat berambisi untuk sukses; dia tahu kekuatan dan kelemahannya. Dia ingin berkembang setiap hari," jelas Serer.
Espí ingin memanfaatkan kesempatan berlatih bersama para pemain kelas dunia untuk meningkatkan kualitas permainannya sebelum bersaing memperebutkan tempat di tim utama.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
