
Pelatih timnas Brasil Carlo Ancelotti. (ig @mrancelotti)
JawaPos.com – Carlo Ancelotti akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menolak tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menangani tim nasional Italia. Pelatih veteran tersebut memilih tetap menghormati komitmennya bersama timnas Brasil.
Sebelumnya, Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat menghubungi Ancelotti setelah Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, pendekatan tersebut tidak membuahkan hasil.
"Ini bukan masalah kontrak yang ditawarkan. Bukan itu alasannya. Alasannya adalah karena saya memiliki komitmen dengan CBF (Federasi Sepak Bola Brasil)," ujar Ancelotti kepada jurnalis ESPN, Pedro Ivo Almeida.
"Negara ini (Brasil) telah menyambut saya dengan sangat hangat sejak tahun pertama saya di sini. Karena itu, saya ingin tetap bertahan. Tentu saja saya berterima kasih kepada Federasi Italia, tetapi saya ingin melanjutkan pekerjaan saya di Brasil."
"Saya merasa keputusan untuk tidak menerima tawaran melatih timnas Italia adalah hal yang tepat. Saya ingin menghormati negara yang telah menerima saya dengan baik, sekaligus institusi yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bekerja," lanjut pelatih berusia 67 tahun tersebut.
Ancelotti diketahui telah menandatangani perpanjangan kontrak bersama CBF pada Mei lalu. Kesepakatan itu membuat mantan pelatih Real Madrid tersebut akan tetap menangani Brasil hingga Piala Dunia 2030, dengan tugas memimpin generasi baru Selecao yang dipimpin Vinicius Junior dan rekan-rekannya.
Setelah gagal mendapatkan Ancelotti, FIGC juga dikabarkan sempat mencoba mendekati mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Namun, negosiasi tidak berlanjut karena terkendala besarnya nilai gaji yang diminta.
Opsi lain untuk menunjuk Andrea Pirlo juga akhirnya urung diwujudkan. Menurut laporan yang beredar, rencana tersebut batal karena muncul kekhawatiran terkait aspek politis yang berkaitan dengan kesepakatan sponsor bersama perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.
Pada akhirnya, FIGC memutuskan kembali menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala timnas Italia. Ini menjadi periode keduanya menangani Gli Azzurri setelah sebelumnya sukses mempersembahkan gelar juara EURO 2020 sebelum mengakhiri masa baktinya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
