
Luis Enrique dan Mikel Arteta (FOTMOB)
JawaPos.com – Mikel Arteta dalam lingkar pertemanan dengan Pep Guardiola dan Luis Enrique semasa di FC Barcelona. Sayangnya, pada musim panas 2001, Arteta dipinjamkan ke Paris Saint-Germain (PSG). Lingkar pertemanan dari Ciutat Esportiva Joan Gamper – sebutan markas latihan Barca– itulah yang membawa Enrique-Arteta dalam lingkar entrenador level Eropa musim ini.
Lucho –sapaan akrab Enrique– yang menangani PSG akan beradu cerdas dengan Arteta dengan tim asuhannya, Arsenal, dalam final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, malam nanti (siaran langsung SCTV/beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 23.00 WIB).
’’Mikelito Arteta. Aku sangat menyukainya,’’ ucap Lucho dilansir dari L’Equipe tentang sosok Arteta. Akar yang sama itulah yang membuat filosofi dari permainan PSG besutan Lucho dan Arsenal asuhan Arteta sedikit mirip. Terutama dari sisi penguasaan bola. ’’Ini akan (jadi pertandingan yang) sulit. Tetapi, kami percaya sepenuhnya dengan gaya bermain kami dan apa yang bisa kami lakukan dalam final,’’ tambah Lucho.
Sebaliknya, Arteta memuji Lucho sebagai pelatih dengan aura yang berbeda dalam menangani PSG tiga musim terakhir. ”Betapa kuatnya keyakinan dia dengan apa yang telah dia yakini (bersama timnya). Aku rasa itu jadi kekuatan besarnya,’’ tutur Arteta di laman resmi UEFA.
Dengan bertarungnya dua entrenador (pelatih Spanyol), Enrique dan Arteta, di final Liga Champions, semakin besar dominasi Spaniard (sebutan orang Spanyol) dalam ajang antarklub Eropa musim ini.
Sebelumnya, Unai Emery dan Inigo Perez juga sudah bertarung di final ajang Eropa. Emery membawa Aston Villa menjuarai Liga Europa. Sementara Inigo boleh dibilang sudah menorehkan sejarah dengan meloloskan Rayo Vallecano ke final Liga Konferensi Europa.
Dalam wawancara dengan L’Equipe, Emery memuji Enrique dan Arteta sebagai dua pelatih yang layak berada di final Liga Champions. Apalagi, masing-masing membawa modal sebagai juara di liga domestik masing-masing.
Arsenal memenangi Premier League lagi setelah 22 tahun dan PSG tetap dominan sebagai kampiun Ligue 1 (12 kali juara dalam 14 musim terakhir). ”Lucho membuat Paris Saint-Germain bermain kolektif. Untuk Arsenal dan Arteta, mereka sangat kompetitif musim ini,” beber Emery.
Setelah mempersembahkan gelar juara Premier League dan bisa menyandingkannya dengan gelar juara Liga Champions, masa depan Arteta di Arsenal makin terang. Petinggi Arsenal disebut ingin menjadikan pelatih berjuluk Mister itu terus mengawal proyek jangka panjang klub.
Co-chairman Arsenal Josh Kroenke menyebut, Arteta akan ditawari ekstensi kontrak seiring kontrak lamanya habis akhir musim depan. ”Perpanjangan kontrak (Arteta) pada musim panas tahun ini jadi prioritas kami,’’ kata Kroenke dilansir dari Evening Standard.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
