
Pemain Como 1907 berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Cremonese pada laga pekan terakhir Liga 2025/26 di Stadio Giovanni Zini. (X/SerieA)
JawaPos.com - Ambisi Grup Djarum di Como 1907 ternyata jauh lebih besar dibanding sekadar membangun klub sepak bola kompetitif di Italia.
Di bawah kepemimpinan Presiden klub, Mirwan Suwarso, Como mulai diarahkan menjadi sebuah ekosistem bisnis dan lifestyle yang memiliki daya tarik global.
Strategi ini dinilai cukup masuk akal jika melihat kondisi geografis dan populasi kota Como sendiri. Kota yang berada di kawasan utara Italia tersebut hanya dihuni sekitar 80 ribu penduduk.
Artinya, Como 1907 tidak bisa sepenuhnya bergantung pada basis suporter lokal jika ingin berkembang menjadi klub besar dengan pendapatan stabil.
Karena itu, Djarum memilih pendekatan berbeda. Mereka mencoba membawa Como 1907 masuk ke ranah lifestyle dan pariwisata, bukan hanya sepak bola.
Dalam beberapa kesempatan, Mirwan Suwarso menjelaskan bahwa Como memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata dunia.
Selama ini, kota tersebut memang identik dengan Danau Como yang terkenal sebagai salah satu tujuan wisata premium di Italia.Kini, Como 1907 ingin ikut menjadi bagian dari identitas kota tersebut.
Klub mulai membangun citra modern lewat kolaborasi fashion, retail, hingga pengalaman pertandingan yang lebih eksklusif.
Tujuannya jelas, agar wisatawan yang datang ke Como tidak hanya menikmati panorama danau, tetapi juga menjadikan sepak bola sebagai bagian dari pengalaman wisata mereka.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
