
Mirwan Suwarso. (Istimewa)
JawaPos.com - Nama Como 1907 dan Mirwan Suwarso beberapa kali menjadi bahan perdebatan di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.
Salah satu kritik yang paling sering muncul adalah anggapan bahwa Como belum benar-benar memberi ruang bagi pemain Indonesia untuk berkembang di Eropa, khususnya di Serie A Italia.
Namun di balik kritik tersebut, ternyata ada regulasi ketat yang membuat situasinya tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang.
Mirwan Suwarso menjelaskan bahwa Serie A memiliki aturan khusus terkait pemain non-Uni Eropa (non-EU).
Aturan ini membatasi jumlah pemain non-EU yang dapat didaftarkan klub setiap musim, termasuk dalam proses pengembangan pemain muda.
Dalam penjelasannya, Mirwan memberi contoh sederhana. Jika Como merekrut pemain Indonesia berusia 16 tahun, maka satu slot non-EU otomatis terpakai.
Padahal slot tersebut biasanya digunakan untuk pemain dari Brasil, Argentina, Uruguay, atau Afrika yang sudah punya pengalaman dan kualitas untuk langsung bersaing di level tertinggi Liga Italia. Situasi itu membuat klub harus berpikir sangat realistis.
Baca Juga:Jonatan Christie Ungkap Penyebab Kalah dari Prannoy HS di Babak Pertama Singapore Open 2026
Sebagai klub yang sedang membangun kekuatan dan reputasi di Serie A, Como tentu membutuhkan pemain yang bisa langsung memberi dampak di lapangan.
Mengorbankan satu slot non-EU untuk pemain muda yang masih membutuhkan waktu berkembang jelas menjadi keputusan besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
