
Unai Emery berpose dengan trofi Liga Europa setelah membawa Aston Villa mengalahkan SC Freiburg di final. (Aston Villa)
JawaPos.com - Saat Aston Villa sukses melaju ke final Liga Europa musim ini, mereka lebih difavoritkan untuk meraih gelar. Apalagi, lawannya adalah SC Freiburg, tim yang belum pernah menembus laga final Eropa sebelumnya.
Faktor lainnya yang membuat tim asal Birmingham itu semakin difavoritkan adalah mereka ditangani Unai Emery, pelatih yang sebelumnya punya empat gelar Liga Europa bersama dua klub berbeda, yaitu tiga trofi dari Sevilla dan satu dengan Villareal.
Dan, benar saja, ketika laga final digelar Kamis (21/5) dini hari WIB di Istanbul, Turki, Aston Villa asuhan Unai Emery benar-benar menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, pada babak pertama, mereka sudah unggul 2-0 lewat gol Youri Tielemans dan Emiliano Buendia.
Memasuki babak kedua, satu tangan Aston Villa sudah menggenggam trofi Liga Europa. Seakan belum puas dengan keunggulan dua gol, The Villans malah menambah satu gol lagi lewat kaki Morgan Rogers dan memastikan timnya menjuarai turnamen kasta kedua Eropa setelah Liga Champions itu.
Berkat kemenangan ini, Unai Emery mencetak rekor baru sebagai satu-satunya pelatih yang memiliki gelar Liga Europa terbanyak, yaitu lima gelar dengan tiga tim berbeda!
Uniknya lagi, semua tim yang Emery bawa menjadi kampiun Liga Europa mengandung kata 'villa', yaitu Sevilla, Villareal, dan terkini Aston Villa.
Baca Juga:Prediksi dan Jadwal Freiburg vs Aston Villa: Ambisi Watkins Merepetisi Withe di Final Liga Europa
Maka tak heran jika kini menjadi raja Liga Europa. Bahkan, singkatan UEL yang kepanjangannya adalah UEFA Europa League, bisa dplesetkan menjadi Unai Emery League, saking suksesnya juru taktik asal Spanyol itu di turnamen tersebut.
Pasca laga, mantan pelatih Arsenal itu membeberkan bahwa bersama Villa, ia memiliki visi dan misi yang sama yaitu menunjukkan keinginan dan dukungan penuh untuk meraih trofi, dan hal itu akhirnya terwujud musim ini.
“Kami menunjukkan keinginan untuk juara, dan pendukung turut menularkan hasrat itu pada kami. Tim ini sangat fantastis karena mereka men-support saya secara penuh dan memberikan keleluasaan bagi saya untuk meramu tim yang bisa meraih juara di sebuah kompetisi," ungkapnya seperti dikutip dari laman resmi Aston Villa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022