
Arsenal masih kokoh di puncak klasemen usai tumbangkan Burnley. (@premierleague/X)
JawaPos.com - Kemenangan yang diraih Arsenal saat menjamu Burnley pada Selasa (19/5) di Emirates Stadium jauh dari kata mudah. Meski secara statistik seharusnya menjadi pertandingan yang relatif ringan, The Gunners justru harus berjuang keras hingga peluit panjang ditiup demi mengamankan tiga poin penting.
Burnley datang ke markas Arsenal dengan status tim yang sudah dipastikan terdegradasi sejak 22 April. Burnley juga sempat melakukan pergantian pelatih dengan menunjuk Michael Jackson sebagai caretaker menggantikan Scott Parker. Namun, kondisi itu tidak membuat Arsenal mampu menang dengan mudah.
Sejak awal, Arsenal terlihat kesulitan membongkar pertahanan Burnley. Pada menit ke-15, peluang emas sempat didapat Leandro Trossard, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang. Burnley pun sempat memberikan ancaman. Pada menit ke-27, serangan cepat yang dipimpin Zian Flemming berujung umpan silang ke Hannibal Mejbri, tetapi penyelesaian akhirnya masih melenceng.
Baca Juga:Tiga Bulan Menepi, Mauro Zijlstra Ungkap Perasaannya Usai Comeback Bersama Persija Jakarta
Dillansir dari The Guardian, kontroversi sempat terjadi ketika Bukayo Saka dijatuhkan di kotak penalti setelah menerima umpan dari Kai Havertz. Meski terdapat kontak, wasit memutuskan tidak memberikan penalti setelah melakukan tinjauan ulang.
Gol yang ditunggu Arsenal akhirnya hadir menjelang akhir babak pertama. Berawal dari sepak pojok Saka, Havertz sukses menyundul bola tanpa kawalan berarti dan membawa Arsenal unggul 1-0. Memasuki babak kedua, Arsenal berusaha mencari gol tambahan untuk mengamankan kemenangan. Eberechi Eze mencoba memanfaatkan beberapa peluang berbahaya, termasuk tembakan voli yang nyaris berbuah gol tetapi hanya membentur mistar.
Ketegangan memuncak pada menit ke-67 ketika Havertz melakukan tekel keras terhadap Lesley Ugochukwu. Wasit hanya memberikan kartu kuning, meski sempat dilakukan peninjauan VAR untuk kemungkinan kartu merah. Pada menit-menit akhir, Burnley terus berusaha mencuri gol penyeimbang kedudukan. Namun, hingga masa tambahan waktu, skor tidak berubah.
Pelatih Mikel Arteta tampak tegang di pinggir lapangan sebelum akhirnya kembali bernapas lega saat pertandingan berakhir. Kemenangan itu memperpanjang catatan impresif pertahanan Arsenal usai mencatatkan empat kemenangan secara beruntun dari lima pertandingan terakhir di Premier League.
Hasil itu pun membuat Arsenal semakin dekat dengan gelar Liga Inggris pertama mereka sejak 2004. Nasib juara saat ini juga bergantung pada hasil pertandingan Manchester City. Jika City gagal menang atas Bournemouth, Arsenal dipastikan menjadi juara. Namun, jika Manchester City meraih kemenangan, penentuan gelar akan berlanjut hingga pekan terakhir saat Arsenal menghadapi Crystal Palace dan Manchester City menjamu Aston Villa.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
