
Mantan pemain Arsenal dan Leverkusan Granit Xhaka ungkap perbedaan filosofi pelatih Xabi Alonso dengan Mikel Arteta. (ig @granitxhaka)
JawaPos.com - Chelsea mendapat gambaran menarik soal kualitas Xabi Alonso setelah Granit Xhaka mengungkap perbedaan besar antara pelatih asal Spanyol itu dan Mikel Arteta.
Xabi Alonso resmi diumumkan sebagai manajer baru Chelsea dengan kontrak empat tahun yang mulai berlaku pada 1 Juli. Penunjukan ini menjadi langkah besar bagi The Blues setelah Alonso sebelumnya sempat menangani Bayer Leverkusen dan Real Madrid.
Nama Xabi Alonso mulai mendapat sorotan besar ketika sukses membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa terkalahkan. Salah satu sosok penting di tim tersebut adalah Granit Xhaka, yang pindah dari Arsenal ke Jerman dalam transfer senilai sekitar £21 juta.
Menariknya, Xhaka punya pengalaman bekerja langsung di bawah Arteta maupun Alonso. Karena itu, komentarnya soal dua pelatih ini dianggap cukup menggambarkan perbedaan pendekatan keduanya.
Melansir The Standard, dalam wawancara bersama PFA pada 2024, Xhaka menjelaskan bahwa Arteta memiliki filosofi yang sangat jelas dan konsisten dalam cara bermain.
”Mikel punya filosofinya sendiri dan hanya itu. Anda tahu, ini selalu mengubah posisi, orang bebas, biarkan dia melompat misalnya. Bahkan selalu bermain dengan formasi empat bek dan tidak pernah berubah menjadi lima bek misalnya, atau tidak pernah berubah seperti 4-4-2 dengan dua striker murni. Jadi Anda memiliki formasi 4-3-3, dengan satu gelandang bertahan dan dua gelandang serang,” papar Xhaka.
Menurut Xhaka, Arteta cenderung mempertahankan struktur permainan yang sama meski menghadapi lawan berbeda. Di sisi lain, Alonso dianggap jauh lebih fleksibel dalam membaca situasi pertandingan.
”Xabi agak berbeda. Saya pikir Xabi bisa bermain sebagai bek tengah dengan formasi empat bek, tetapi dia juga bisa bermain sebagai bek tengah dengan formasi lima bek, Anda tahu? Yang dia inginkan selalu dua pemain nomor 6, bukan berlari ke mana-mana atau lebih sering berada di posisi tersebut,” terang Xhaka.
Komentar itu memperlihatkan bagaimana Alonso dinilai lebih adaptif secara taktik. Dia bisa mengubah sistem sesuai kebutuhan tim tanpa kehilangan identitas permainan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
