
Seamus Coleman akan tinggalkan Everton usai laga terakhir melawan Sunderland. (X/@Everton)
JawaPos.com - Seamus Coleman dipastikan akan meninggalkan Everton pada akhir musim ini, mengakhiri perjalanan panjangnya selama 17 tahun bersama klub asal Merseyside itu. Bek kanan berusia 37 tahun itu mengonfirmasi keputusan tersebut lewat pernyataan resmi pada Jumat (15/5).
Perpisahan itu diperkirakan akan terjadi pada Minggu (17/5), saat Coleman memainkan laga kandang terakhirnya bersama Everton dalam pertandingan melawan Sunderland. Dalam pernyataannya, Coleman menegaskan bahwa keputusan yang diambilnya tidak mudah, mengingat ikatan kuat yang terjalin antara dirinya, klub, dan para suporter telah lebih dari satu dekade.
“Setelah lebih dari 17 tahun di klub sepak bola yang luar biasa ini, saya memutuskan bahwa musim ini akan menjadi yang terakhir bagi saya sebagai pemain di sini,” ujar Coleman dikutip dari situs resmi Everton.
Coleman juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para pendukung Everton yang dinilainya telah memberikan dukungan luar biasa sepanjang kariernya.
“Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan luar biasa mereka. Kalian telah membantu saya dalam banyak hal yang tidak bisa saya bayangkan. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Everton dan kalian semua sangat berarti bagi saya,” tambahnya.
Coleman juga menyoroti kedekatannya dengan kota Liverpool dan para suporter yang menurutnya menjadi sumber motivasi di dalam ruang ganti tim. “Saya tinggal di kota ini, saya bertemu kalian setiap hari, dan saya selalu membawa kecintaan kalian terhadap klub ke dalam ruang ganti untuk menunjukkan kepada para pemain betapa besar arti Everton bagi masyarakat,” lanjutnya.
Dilansir dari ESPN, Coleman bergabung dengan Everton pada tahun 2009 dari klub Irlandia, Sligo Rovers, dengan nilai transfer yang relatif kecil, yakni sekitar GBP 60 ribu (sekitar Rp 1,4 miliar). Namun, Coleman berhasil melampaui ekspektasi dan berkembang menjadi salah satu bek kanan terbaik di Liga Inggris pada masa puncaknya.
Penampilan terbaik Coleman terjadi pada musim 2013/2014, saat ia masuk dalam Tim Terbaik Liga Inggris berkat kontribusi signifikan baik dalam bertahan maupun membantu serangan.
Pada tahun 2019, Coleman dipercaya menjadi kapten tim, menggantikan Phil Jagielka. Sejak saat itu, Coleman menjadi sosok sentral dalam kepemimpinan tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Secara keseluruhan, ia telah mencatatkan 433 penampilan bersama Everton.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
