
Casemiro mengungkap tantangan membimbing Kobbie Mainoo di Manchester United, terutama di tengah pengaruh media sosial terhadap pemain muda modern. (Istimewa)
JawaPos.com - Performa Manchester United mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan sejak Michael Carrick mengambil alih kursi pelatih sementara pada Januari lalu.
Di balik perubahan itu, duet lini tengah Casemiro dan Kobbie Mainoo jadi salah satu faktor penting yang membuat permainan Setan Merah kembali stabil.
United bahkan sudah memastikan tiket Liga Champions dan masih punya peluang finis di posisi ketiga klasemen. Di tengah momentum positif tersebut, Casemiro ternyata juga menjalankan peran lain di luar lapangan: menjadi mentor bagi Mainoo.
Baca Juga:Pep Guardiola Sebut Satu-Satunya Cara Terhindar dari Kontroversi VAR Adalah Kemenangan Telak
Melansir Mirror, gelandang asal Brasil itu mengaku membimbing pemain muda di era sekarang jauh lebih sulit dibanding generasi sebelumnya. Menurutnya, media sosial membuat banyak pemain muda cepat merasa puas dengan pujian yang mereka terima.
Dalam obrolannya bersama Rio Ferdinand di podcast milik legenda Manchester United tersebut, Casemiro menjelaskan bagaimana ia mencoba menjaga mentalitas Mainoo agar tetap berkembang.
Ketika Ferdinand mengatakan bahwa pemain muda saat ini sulit ditegur dengan keras, Casemiro menjawab: "Saya mencoba, saya mencoba, tetapi telepon, media sosial sangat sulit karena semua orang melihat di telepon, ah, kamu bermain bagus."
"Kamu berpikir, 'ah, kamu bermain bagus. Ya, ini hebat, ini hebat.'"
Meski begitu, Casemiro tetap melihat potensi luar biasa dalam diri Mainoo. Ia menilai gelandang muda Inggris itu punya kualitas untuk menjadi wajah masa depan klub, asalkan terus menjaga etos kerja dan tidak cepat puas.
"Dan saya mencoba setiap hari tentang hal ini dengan Kobbie. Dia pemain yang luar biasa. Tapi dia perlu berlatih, berlatih, berlatih. Dia perlu rasa takut - saya bermain, saya tidak bermain."

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
