
Liverpool sedang berpacu dengan waktu untuk mengamankan masa depan Ibrahima Konate (Instagram @ibrahimakonate)
JawaPos.com - Hasil imbang Liverpool melawan Chelsea di Anfield ternyata menyisakan banyak sorotan, terutama terhadap performa lini belakang The Reds. Salah satu pemain yang paling banyak mendapat kritik adalah Ibrahima Konate.
Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, secara terbuka menilai Konate tampil ragu-ragu sepanjang pertandingan dan dianggap menjadi salah satu alasan mengapa Chelsea mampu mengontrol permainan.
Liverpool sebenarnya memulai laga dengan cukup baik di bawah asuhan Arne Slot. Ryan Gravenberch bahkan sempat membawa tuan rumah unggul lebih dulu. Namun setelah itu, ritme permainan perlahan berubah.
Chelsea mulai mendominasi penguasaan bola, mengontrol lini tengah, dan memaksa Liverpool bertahan semakin dalam di area sendiri. Situasi itulah yang membuat hubungan antara Konate dan Virgil van Dijk menjadi sorotan.
Melansir Anfield Index, menurut Warnock, lini pertahanan Liverpool terlihat kehilangan agresivitas yang selama ini menjadi identitas mereka.
“Tidak ada tekanan pada bola, tidak ada intensitas, mereka tampak kehilangan arah dalam sistem saat Chelsea menyerang. Chelsea mendominasi penguasaan bola,” ujar Warnock.
“Para pemain Chelsea saat ini menguasai Anfield. Dari sudut pandang Liverpool, lini pertahanan mereka sangat dalam.”
Ia kemudian secara khusus menyoroti performa Konate.
“Konate selalu terjatuh; dia sangat takut dengan bola yang berada di belakangnya. Dia dan Van Dijk terus-menerus berdebat tentang keberanian dalam menjaga garis pertahanan, dan Konate tidak cukup kuat untuk melakukannya.”

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
