Chelsea terpuruk dengan lima kekalahan beruntun tanpa gol, membuat posisi Liam Rosenior di ujung tanduk dan berpotensi segera dipecat. (Instagram/@caspianbluesaz)
JawaPos.com - Chelsea benar-benar jatuh ke titik terendahnya musim ini. Kekalahan telak 3-0 dari Brighton bukan cuma memperpanjang tren buruk, tapi juga memicu ledakan emosi dari sang pelatih, Liam Rosenior.
Melansir The Express, dalam wawancara pasca pertandingan, Rosenior tanpa basa-basi langsung menguliti performa timnya. Nada bicaranya tajam, bahkan bisa dibilang salah satu yang paling keras sepanjang kariernya.
"Jauh, jauh (itu adalah penampilan terburuk dari semuanya). Itu tidak dapat diterima dalam setiap aspek permainan. Tidak dapat diterima dalam sikap. Saya terus membela para pemain... penampilan malam ini tidak dapat dibela. Cara gol yang kami kebobolan, jumlah duel yang kami kalahkan, kurangnya intensitas dalam tim. Sesuatu harus berubah secara drastis di sini, sekarang juga."
Chelsea sebenarnya sudah berada dalam tekanan sejak awal laga. Baru tiga menit berjalan, mereka sudah tertinggal 1-0, sebuah awal buruk untuk tim yang sangat butuh kemenangan demi menjaga peluang ke Liga Champions.
Masalahnya bukan cuma hasil. Sepanjang pertandingan, The Blues tampil tanpa arah dan tanpa ancaman. Bahkan, mereka gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Untuk tim sebesar Chelsea, itu jelas jadi alarm keras.
Saat ditanya soal penyebab performa anjlok, Rosenior juga tidak mencari-cari alasan.
"Mengapa? Kita perlu bercermin. Saya perlu bercermin. Tapi saya tidak bisa terus-menerus membela beberapa hal yang kita lihat. (Manchester United), jujur saja hasilnya tidak sesuai harapan, tetapi saya merasa kami telah berbalik arah."
Ia kemudian menyoroti aspek mentalitas tim yang dianggapnya sangat mengecewakan.
"Namun, sikap dan semangat secara umum kurang. Tekad [ada] dari tiga atau empat pemain dari sebelas pemain inti. Itu sama sekali tidak cukup untuk klub ini. Saya tidak bisa berbohong. Saya akan mengatakan yang sebenarnya. Itu adalah penampilan yang tidak dapat diterima di setiap aspek."
Statistik juga tidak berpihak pada Chelsea. Ini adalah kekalahan kelima beruntun mereka di liga tanpa mencetak gol, sebuah rekor terburuk sejak 1912. Bahkan, lima kekalahan beruntun ini jadi yang terpanjang di era Premier League sejak 1993.
Rosenior juga menyoroti momen krusial di awal laga yang menurutnya jadi simbol buruknya performa tim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
