
Nathaniel Brown diburu klub-klub raksasa Inggris. (@nene.brown27)
JawaPos.com–Bek muda Eintracht Frankfurt Nathaniel Brown tengah menjadi sorotan di bursa transfer jelang musim panas 2026. Namanya dikaitkan dengan sejumlah raksasa Premier League seperti Arsenal, Manchester United, dan Manchester City.
Namun, sang pemain menegaskan bahwa fokusnya saat ini sepenuhnya untuk klubnya. Dalam wawancara bersama SportsBild, Brown mengaku tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi transfer yang beredar.
”Ya, saya memang mendengar hal-hal seperti itu, tapi itu tidak memengaruhi saya. Saya fokus pada target yang bisa saya kendalikan. Hal lain tidak menarik perhatian saya saat ini,” ujar Nathaniel Brown.
Ketertarikan klub-klub besar Inggris terhadap pemain berusia 22 tahun tersebut sebenarnya sudah mencuat sejak November 2025. Bahkan, nilai transfer yang beredar disebut-sebut mencapai 65 juta EUR atau sekitar GBP 56,5 juta angka yang berpotensi menjadikannya salah satu bek kiri termahal dalam sejarah.
Meski demikian, dia menolak larut dalam pembahasan nilai fantastis tersebut. ”Itu angka yang luar biasa besar. Tapi sejujurnya, saya tidak memikirkan soal itu atau kemungkinan pindah musim panas ini,” tegas Nathaniel Brown.
”Fokus saya sepenuhnya pada Frankfurt dan target kami lolos ke kompetisi Eropa. Setelah itu, saya ingin masuk skuad Piala Dunia. Baru setelah itu, kita lihat apa yang terjadi,” lanjut dia.
Baca Juga:Cristiano Ronaldo Tetap Bermain Meski Alami Sakit Perut, Al Nassr Menang Tipis atas Al Ettifaq
Di sisi lain, Direktur Olahraga Frankfurt Markus Krosche menilai harga tinggi tersebut sepadan dengan kualitas yang dimiliki Brown. Dia menyebut sang pemain memiliki tiga keunggulan utama yang sulit diajarkan yaitu kecerdasan taktik, teknik mumpuni, dan kecepatan luar biasa.
Krosche juga menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan kepergian pemain. Dia berharap Brown dan talenta muda lainnya seperti Can Uzun dapat terus berkembang bersama klub.
”Nene (Brown) benar-benar luar biasa. Perkembangannya sangat pesat, terutama dalam bertahan di level tinggi. Lihat saja performanya saat menghadapi tim-tim top di Liga Champions,” terang Markus Krosche.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
