
Michael Carrick bereaksi atas kekalahan Manchester United. (The Mirror)
JawaPos.com - Michael Carrick menegaskan tidak ada tindakan agresif yang dilakukan Lisandro Martinez kepada Dominic Calvert-Lewin di laga kekalahan Manchester United melawan Leeds United di Liga Inggris pekan ke-32. Laga yang berakhir dengan skor 1-2 tersebut dimainkan di Old Trafford, Selasa (14/4).
Pelatih Manchester United tersebut berpendapat bahwa Lisandro Martinez hanya menyentuh dan bukan menarik dengan agresif bagian rambut Dominic Calvert-Lewin. Carrick menjelaskan bahwa pemainnya itu kehilangan keseimbangan yang membuatnya menyentuh bagian belakang telinga Calvert-Lewin.
"Ada perbedaan antara menyentuh seseorang seperti yang dia lakukan dan benar-benar menariknya dengan agresif, yang telah kita lihat di beberapa titik di mana ada penekanan yang nyata pada hal itu. Ini sangat mengkhawatirkan," kata Michael Carrick saat jumpa pers yang dikutip dari Sky Sports, Selasa (14/4).
"Awalnya, dia terkena lengan di wajah. Jadi dia agak kehilangan keseimbangan. Dia hampir saja menyentuhnya dan meraih bajunya, tetapi malah mengenai telinganya dan menyentuh bagian belakang telinganya, lalu sesuatu yang kecil keluar dan Anda mendapat kartu merah karenanya," jelas Carrick.
Menurut pelatih berusia 44 tahun tersebut, Martinez tidak melakukan tindakan agresif yang berujung kartu merah. Carrick tetap merasa bahwa kartu merah tersebut merupakan keputusan yang mengejutkan.
"Itu bukan tindakan agresif. Tidak ada tarikan. Tidak ada gerakan tiba-tiba. Dia hanya menyentuhnya dan meliriknya. Kita hanya perlu berhati-hati ke mana arah permainan akan berlanjut jika kita memberikan kartu merah untuk hal seperti itu," ujar Carrick.
Dari sisi permainan, Carrick mengatakan bahwa Manchester United tidak bermain kompak di babak pertama. Namun proses terjadinya gol pertama dari Leeds United, juga terdapat pelanggaran Calvert-Lewin kepada Leny Yoro.
"Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Kami kebobolan, yang terjadi setelah Leny Yoro terkena pukulan keras lengan bawah di bagian belakang kepalanya," ucap Carrick.
"Mereka tidak memutuskan untuk membatalkan keputusan itu, yang merupakan momen penting dalam pertandingan. Kami tidak memiliki ritme yang tepat, kami tidak kompak. Kami memiliki beberapa momen bagus, tetapi sebagian besar babak pertama tidak berjalan dengan baik," lanjut pelatih yang merupakan mantan gelandang tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
