
Marie-Louise Eta saat menjadi kapten Werder Bremen Frauen sebelum pensiun cepat di usia 26 tahun. (Instagram @marielouiseeta)
JawaPos.com — Union Berlin kembali mencuri perhatian publik sepak bola Eropa. Bukan karena hasil pertandingan, melainkan keputusan berani yang mengubah sejarah Bundesliga.
Klub asal ibu kota Jerman itu resmi menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala tim pria. Langkah ini menjadikannya perempuan pertama yang memegang jabatan tertinggi di tim putra pada salah satu dari lima liga top Eropa.
Penunjukan ini terjadi pada Sabtu malam, tak lama setelah Union Berlin memecat Steffen Baumgart. Keputusan tersebut diambil menyusul kekalahan 1-3 dari tim juru kunci Heidenheim yang memperburuk situasi klub.
Baca Juga: Sejarah Baru Bundesliga! Marie-Louise Eta Jadi Perempuan Pertama Latih Tim Putra Union Berlin
Di tengah tekanan hasil buruk, nama Eta muncul sebagai solusi. Sosok 34 tahun itu dipercaya memimpin tim hingga akhir musim, sebelum beralih menangani tim perempuan pada musim panas mendatang.
Keputusan ini bukan tanpa dasar. Eta bukan nama baru dalam struktur klub Union Berlin dan telah lama menjadi bagian dari perkembangan tim.
Kariernya dimulai dari lapangan hijau sebagai pemain profesional. Ia bahkan sempat menjadi kapten Werder Bremen Frauen sebelum kariernya harus berhenti lebih cepat pada usia 26 tahun.
Namun, pensiun dini justru menjadi titik awal perjalanan baru. Dunia kepelatihan langsung ia tekuni sejak 2018 dengan menangani tim putra U-15.
Perjalanan Eta tidak berhenti di level junior. Ia kemudian dipercaya menjadi asisten pelatih tim nasional perempuan Jerman, memperkaya pengalaman taktik dan kepemimpinannya.
Pada 2023, Eta bergabung dengan Union Berlin. Ia menjadi asisten pelatih tim putra U-19 bersama Marco Grote, sebelum akhirnya naik ke level yang lebih tinggi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
