
Endrick mengalami penurunan performa di Lyon. (ig @endrick)
JawaPos.com–Peminjaman Endrick pada Januari lalu awalnya terasa seperti langkah yang sempurna. Meninggalkan Real Madrid demi menit bermain lebih banyak di Olympique Lyon dianggap sebagai keputusan tepat untuk mempercepat perkembangannya.
Awalnya semua berjalan mulus bagi Endrick. Striker muda asal Brasil itu langsung mencuri perhatian lewat hattrick sensasional ke gawang Metz, sebuah perkenalan yang membuat ekspektasi langsung melambung tinggi.
Namun seperti cerita klasik dalam sepak bola, momentum itu tak bertahan lama. Performa Endrick perlahan menurun. Sejak penampilan gemilang tersebut, dia belum lagi mencetak gol di Ligue 1 dan kini harus menjalani paceklik selama delapan pertandingan.
Baca Juga:Sejarah Baru Bundesliga! Marie-Louise Eta Jadi Perempuan Pertama Latih Tim Putra Union Berlin
Meski masih mampu menyumbang tiga assist dalam periode itu, kontribusi tersebut belum cukup untuk meredam kritik. Untuk seorang striker, gol tetap jadi mata uang utama. Dan saat itu menghilang, tekanan pun datang tanpa ampun.
Melansir Mundo Deportivo, situasi ini membuat pelatih Lyon Paulo Fonseca akhirnya angkat bicara secara terbuka.
”Saya tidak puas dengan penampilan Endrick. Saya di sini bukan untuk mengkritik para pemain, tetapi saya mengharapkan lebih banyak dari pemain seperti Endrick, dan saya percaya dia memiliki kewajiban untuk tampil lebih baik,” kata Fonseca.
Nada bicaranya jelas bukan sekadar fase biasa, tapi sesuatu yang harus segera diperbaiki. Fonseca juga mengungkap beberapa faktor yang memengaruhi performa sang pemain. Salah satunya adalah kelelahan setelah menjalani tugas internasional bersama timnas Brasil.
”Dia bilang dia agak lelah setelah perjalanan. Tapi menurut saya dia punya tanggung jawab untuk tampil lebih baik,” ucap Fonseca.
Selain itu, ada juga faktor taktis yang mulai jadi tantangan baru bagi Endrick. Setelah awal musim yang eksplosif, kini para bek lawan sudah lebih siap. Mereka memberinya penjagaan ketat, mempersempit ruang gerak, dan memaksanya mencari solusi lain.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
