
Pemain Barcelona Pau Cubarsi mendapat kartu merah saat kalah kalah 2-0 dari Atletico Madrid di Liga Champions. (ig @paucubarsi)
JawaPos.com–Thierry Henry ikut angkat bicara soal kartu merah yang diterima Pau Cubarsi saat Barcelona kalah 2-0 dari Atletico Madrid di Liga Champions.
Mantan striker Barcelona itu merasa keputusan wasit terlalu keras. Menurut Henry, pelanggaran Cubarsi terhadap Giuliano Simeone seharusnya cukup dihukum dengan kartu kuning, bukan kartu merah langsung.
Cubarsi diusir keluar lapangan karena dianggap menggagalkan peluang emas Atletico. Sebagai pemain terakhir di lini belakang, bek muda Barcelona itu dinilai memenuhi syarat untuk mendapat kartu merah.
Baca Juga:Emmanuel Petit Sebut Barcelona Tidak Belajar dari Masa Lalu Setelah Dikalahkan Atletico Madrid
Namun, melansir Barca Blaugranes, Henry punya pandangan berbeda.
”Tidak, tidak, tidak... menurut saya, itu bukan kartu merah. Maaf. Saya mengerti aturannya. Pemain terakhir, menggagalkan peluang mencetak gol, tetapi Anda harus melihat situasinya,” kata Henry.
Mantan penyerang asal Prancis itu merasa kondisi serangan Atletico Madrid saat itu belum cukup jelas untuk disebut sebagai peluang gol mutlak.
”Bola tidak sepenuhnya terkendali, sudutnya tidak sempurna, dan masih ada jarak ke gawang. Apakah kita yakin dia akan mencetak gol? Saya tidak yakin,” ungkap Thierry Henry.
Henry menilai keputusan tersebut terlalu cepat diambil dan terlalu berpengaruh terhadap hasil akhir pertandingan.
”Menurut saya, itu kartu kuning, bukan kartu merah. Karena begitu dia dikeluarkan, seluruh jalannya pertandingan berubah. Dan di Liga Champions, Anda harus 100 persen yakin. Saya rasa wasit terlalu cepat bertindak,” papar Thierry Henry.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
