
Barcelona kalah 2-0 dari Atletico Madrid. (ig @fcbarcelona)
JawaPos.com–Emmanuel Petit melontarkan kritik tajam kepada Barcelona setelah kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions. Mantan gelandang Barcelona itu menilai tim asuhan Hansi Flick masih belum belajar dari kesalahan-kesalahan lama, terutama soal cara mereka bertahan.
Melansir Barca Blaugranes, menurut Petit, Barcelona terus memaksakan gaya bermain menyerang dengan garis pertahanan tinggi lawan Atletico Madrid di liga Champions. Tapi belum memiliki pemain belakang yang benar-benar cocok untuk menjalankan sistem tersebut secara konsisten.
”Saya suka menonton Barcelona. Tapi sekali lagi, mereka merugikan diri sendiri. Barca masih belum belajar dari kesalahan mereka. Mereka masih belum memiliki profil pertahanan yang tepat untuk bisa bermain dengan gaya menyerang yang begitu agresif,” kata Petit.
Komentar itu muncul setelah Barcelona kembali terlihat rapuh saat menghadapi serangan balik Atletico Madrid. Meski sempat mendominasi permainan dan menciptakan beberapa peluang, Blaugrana gagal memaksimalkan kesempatan yang mereka miliki.
Situasi berubah drastis setelah Pau Cubarsi mendapat kartu merah di akhir babak pertama. Julian Alvarez kemudian mencetak gol lewat tendangan bebas, membuat Barcelona berada dalam posisi yang semakin sulit.
Di babak kedua, Barcelona tetap mencoba menyerang meski bermain dengan 10 orang. Namun, upaya mereka justru membuat ruang di lini belakang semakin terbuka.
Atletico memanfaatkan situasi itu dengan sangat baik, sebelum akhirnya Alexander Sorloth mencetak gol kedua yang membuat Barcelona pulang dengan kekalahan telak.
Petit merasa kekalahan ini bukan hanya soal kartu merah atau kurang tajam di depan gawang. Menurut dia, masalah Barcelona jauh lebih dalam karena mereka terus mengulangi pola yang sama.
Barcelona memang punya pemain-pemain berbakat di lini depan dan tengah. Namun ketika harus bertahan dalam transisi cepat, mereka masih terlihat rentan. Dan itulah yang dimanfaatkan Atletico dengan sangat efektif.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
