Gerard Martin, bek kiri Barcelona yang berubah jadi solusi darurat tak terduga. (Dok. Instagram/@gerardmaartin)
JawaPos.com - Barcelona meraih kemenangan dramatis atas Atletico Madrid dengan skor 2-1 dalam laga La Liga yang penuh tensi.
Namun bukan hanya gol kemenangan di menit akhir yang jadi bahan pembicaraan. Salah satu momen paling kontroversial justru terjadi tepat setelah turun minum, ketika Gerard Martin sempat diberi kartu merah.
Insiden itu terjadi pada menit ke-46. Gerard Martin lebih dulu berhasil menghalau bola, tetapi dalam lanjutan gerakannya, sepatu sang bek mengenai pergelangan kaki Thiago Almada.
Wasit Mateo Busquets awalnya langsung mengeluarkan kartu merah. Keputusan itu sempat membuat para pemain Atletico Madrid merasa jumlah pemain akan kembali seimbang setelah Nico Gonzalez lebih dulu diusir keluar lapangan di akhir babak pertama.
Namun situasinya berubah tidak lama kemudian. Petugas VAR, Mario Melero Lopez, meminta Mateo Busquets untuk meninjau ulang insiden tersebut melalui monitor di pinggir lapangan.
Setelah melihat tayangan ulang, wasit akhirnya memutuskan membatalkan kartu merah dan menggantinya dengan kartu kuning.
Rekaman VAR mengungkap alasan sebenarnya di balik pembatalan kartu merah Gerard Martin saat Barcelona menghadapi Atletico Madrid. (Instagram/@atleticodemadrid)
Keputusan itu tentu memicu protes besar dari para pendukung Atletico Madrid. Banyak yang merasa Gerard Martin seharusnya tetap diusir keluar lapangan.
Namun, melansir Mundo Deportivo, rekaman audio VAR yang kemudian dirilis Federasi Sepak Bola Spanyol memperlihatkan alasan sebenarnya di balik keputusan tersebut.
Baca Juga: Sepakat dengan Diego Simeone, Bek Atletico Madrid Sebut Pemain Barcelona Harusnya Dikartu Merah!
"Mateo, saya menyarankan peninjauan agar Anda dapat menilai kemungkinan pembatalan kartu merah yang telah Anda tunjukkan."
"Menurut saya, ini adalah aksi di mana pemain Barcelona memainkan bola secara normal, dinamika permainan normal, dan kemudian secara alami melakukan kontak dengan pemain Atlético."
Setelah melihat tayangan ulang, Mateo Busquets akhirnya setuju dengan penilaian tersebut.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
