
Kaoru Mitoma merayakan gol kemenangan Jepang ke gawang Inggris di Stadion Wembley. (Dok. JFA)
JawaPos.com — Magis Kaoru Mitoma benar-benar terasa di Stadion Wembley saat Jepang mencetak sejarah dengan menaklukkan Inggris, Rabu (1/4/2026). Kemenangan 1-0 itu bukan sekadar hasil, tapi penegasan Samurai Biru kini layak diperhitungkan di panggung dunia.
Tim nasional Jepang tampil disiplin dan penuh perhitungan saat menghadapi tim peringkat keempat FIFA tersebut. Mereka sukses meredam dominasi Inggris yang menguasai bola hingga 70 persen, namun gagal menciptakan ancaman berarti.
Strategi bertahan rapat dengan formasi tiga bek menjadi kunci keberhasilan Jepang dalam laga ini. Dari situ, serangan balik cepat menjadi senjata utama yang akhirnya mematikan tuan rumah.
Gol semata wayang lahir pada menit ke-23 lewat aksi cerdas Kaoru Mitoma, winger lincah milik Brighton. Ia memanfaatkan kesalahan lini tengah Inggris dan menuntaskan serangan dengan penyelesaian klinis dari dalam kotak penalti.
Kemenangan ini terasa spesial karena Jepang menjadi negara Asia pertama yang mampu mengalahkan Inggris di Wembley. Sebuah catatan sejarah yang langsung mengundang perhatian publik sepak bola dunia.
Meski Inggris tidak diperkuat nama besar seperti Harry Kane dan Bukayo Saka, Jepang tetap tampil tanpa rasa gentar. Mereka mampu mengimbangi bahkan mengungguli pemain-pemain dari klub elite Eropa.
Pertahanan terorganisir dan serangan balik Jepang mengamankan kemenangan 1-0 menjadi gambaran paling tepat dari jalannya pertandingan tersebut. Jepang bermain efektif, efisien, dan nyaris tanpa celah.
Kemenangan ini juga memperpanjang tren positif Jepang yang kini mencatat lima kemenangan beruntun. Sebelumnya, mereka juga sukses menundukkan Skotlandia dengan skor identik 1-0.
Tak hanya itu, performa impresif Jepang juga sempat terlihat saat mengalahkan Brasil beberapa waktu lalu. Rentetan hasil ini menjadi sinyal kuat kesiapan mereka menuju Piala Dunia.
Baca Juga:Vincenzo Montella ke Piala Dunia Lagi! Edisi 2002 sebagai Pemain, Tahun Ini sebagai Pelatih
Di sisi lain, Inggris justru meninggalkan lebih banyak tanda tanya setelah kekalahan ini. Permainan mereka terlihat tumpul dan kurang kreatif sepanjang laga berlangsung.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
