
Eks pelatih Olympique Marseille Roberto De Zerbi jadi incaran Tottenham Hotspur. (X/@OM_Officiel)
JawaPos.com - Tottenham Hotspur dikabarkan tengah bergerak cepat untuk menunjuk Roberto De Zerbi sebagai pelatih kepala baru mereka. Pelatih asal Italia itu dirumorkan akan menjadi pelatih ketiga Spurs menggantikan Igor Tudor yang meninggalkan klub atas kesepakatan bersama pada Senin (30/3).
Klub London itu dilaporkan telah menawarkan kontrak jangka panjang dengan nilai fantastis kepada De Zerbi. Jika disepakati, tawaran itu akan menempatkan De Zerbi sebagai salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di Liga Inggris.
De Zerbi sendiri saat ini tidak menangani tim mana pun sejak berpisah dengan Marseille pada Februari 2026 setelah kurang dari dua tahun menjabat di klub Ligue 1 itu.
Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak. Pasalnya, upaya Tottenham untuk merekrut pelatih berusia 46 tahun itu tidak berjalan mulus. De Zerbi dikabarkan tertarik, tetapi lebih memilih mulai bekerja pada musim panas mendatang dengan syarat Spurs tetap bertahan di Premier League.
Selain itu, penunjukan De Zerbi juga mendapat penolakan dari sebagian suporter. Dilansir dati The Athletic, tiga kelompok penggemar Tottenham Hotspur secara terbuka meminta klub tidak merekrut De Zerbi dengan alasan sikap dukungan sang pelatih terhadap kasus kekerasan yang melibatkan mantan striker Manchester United Mason Greenwood.
Dalam sejarah kariernya, De Zerbi sebenarnya dikenal memiliki filosofi permainan menyerang dengan penguasaan bola tinggi. Saat melatih Brighton, De Zerbi sukses membawa klub itu finis di peringkat keenam dan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Namun, gaya bermainnya juga memiliki kelemahan, terutama dalam aspek pertahanan. Saat menangani Marseille, tim asuhan De Zerbi kerap kesulitan menahan serangan lawan dan mencatat jumlah kesalahan defensif yang cukup tinggi.
Jika resmi ditunjuk, De Zerbi akan menghadapi tugas berat untuk menyelamatkan Tottenham dari ancaman degradasi. Saat ini, Spurs berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Premier League, hanya terpaut satu poin dari zona merah. Tottenham Hotspur bahkan berpotensi terperosok ke tiga terbawah sebelum pertandingan berikutnya melawan Sunderland pada 12 April.
Manajemen klub sendiri berharap pelatih baru sudah dapat bergabung saat para pemain kembali dari tugas internasional. Dengan demikian, sang pelatih anyar memiliki waktu sekitar 10 hari untuk mempersiapkan tim sebelum laga penting di Stadion of Light. Sementara itu, sesi latihan tim untuk saat ini dipimpin oleh Bruno Saltor yang sebelumnya menjabat sebagai asisten Igor Tudor.
