
Roberto De Zerbi mulai dikaitkan sebagai pelatih Tottenham Hotspur. (Dok. TNT Sports)
JawaPos.com – Dalam upaya putus asa untuk membujuk sosok kontroversial Roberto De Zerbi ke London utara, Tottenham Hotspur dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menawarkan kontrak yang mencakup klausul pelepasan jika tim terdegradasi.
Masa kepemimpinan sementara Igor Tudor yang buruk belum berakhir ketika nama De Zerbi pertama kali disebut-sebut sebagai alternatif potensial sebagai pengganti. Setelah pelatih asal Kroasia itu resmi berpisah dengan klub, perhatian semakin terfokus kepada penggantinya.
“Diyakini bahwa De Zerbi enggan mengambil alih tim yang berada di ambang zona degradasi. Untuk menghilangkan kekhawatiran tersebut, bahkan telah ada diskusi tentang memasukkan klausul pelepasan jika Spurs terdegradasi di bawah kepemimpinannya,” tulis The Times.
De Zerbi dikabarkan 'berminat' untuk mengambil alih Tottenham, tetapi hanya jika pelatih lain berhasil menghindari degradasi, setelah kepergian Tudor. Masih harus dilihat apakah opsi klausul pelepasan ini akan ditawarkan dan apakah akan diterima.
Tottenham tidak akan ada pertandingan hingga 12 April 2026, ketika mereka akan bertandang ke markas Sunderland untuk pertandingan pertama dari tujuh laga tersisa. Spurs dilaporkan ingin memberi pelatih baru setidaknya 10 hari untuk mempersiapkan pertandingan tersebut.
Bahkan, tanpa mempertimbangkan usulan klausul pelepasan yang sangat berisiko ini, pembicaraan tentang potensi pengangkatan De Zerbi di Stadion Tottenham Hotspur telah memicu reaksi negatif yang luas dari para penggemar The Lilywhites.
Beberapa kelompok penggemar Tottenham telah bergabung untuk memperingatkan klub agar tidak menunjuk De Zerbi setelah pembelaannya secara terbuka terhadap penyerang kontroversial Mason Greenwood selama masa kebersamaan di Marseille.
Namun, kerja sama pelatih asal Italia dan Greenwood menghasilkan 49 poin di Liga Prancis, membawa Marseille ke peringkat ketiga terpaut 10 poin dari RC Lens di peringkat dua dan 11 poin dari Paris Saint-Germain sebagai pemuncak klasemen sementara.
Prestasi mantan pelatih Brighton tersebut membuat manajemen Tottenham sangat ingin menggunakan jasanya di London utara, namun tugas berat menanti apabila menerima pinangan dari Spurs yang harus menyelamatkan klub dari ambang zona degradasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022