
Neymar berjuang untuk pulih dari cedera menjelang Piala Dunia, dukungan dari Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior mengalir. (Dok. Instagram/@mbappextra)
JawaPos.com - Menjelang pertemuan panas antara Prancis dan Brasil, satu topik justru mencuri perhatian: masa depan Neymar di Piala Dunia. Di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, dukungan untuk sang bintang terus berdatangan, termasuk dari mantan rekan setimnya, Kylian Mbappé.
Melansir ESPN, bagi Mbappé, Neymar bukan sekadar pemain hebat, tapi bagian penting dari panggung terbesar sepak bola dunia. Tanpa kehadirannya, Piala Dunia terasa seperti kehilangan sesuatu.
"Piala Dunia adalah kompetisi para bintang," kata Mbappé menjelang pertandingan pemanasan melawan Brasil.
"Semua bintang ada di sini, dan menurut saya, Neymar adalah salah satu bintang terbesar. Saya tidak bisa membayangkan Piala Dunia tanpa Neymar. Tetapi pada akhirnya, saya tidak bisa menentang mantan pelatih saya, Ancelotti. Saya harus menghormati keputusannya."
Pernyataan itu datang di saat Neymar sedang berpacu dengan waktu untuk pulih sepenuhnya setelah cedera panjang yang membuatnya absen dari tim nasional sejak Oktober 2023. Dengan usia yang kini memasuki pertengahan 30-an, peluang tampil di Piala Dunia keempat menjadi pertaruhan besar dalam kariernya.
Di sisi lain, muncul pertanyaan menarik: apakah Brasil kini adalah tim Neymar atau sudah beralih ke generasi baru yang dipimpin Vinícius Júnior?
Mbappé melihatnya dengan cukup seimbang. Ia mengakui bahwa Vinícius memang harus mulai mengambil peran lebih besar, tetapi status Neymar tetap tidak tergantikan.
"Vini sekarang perlu melangkah lebih jauh bersama tim nasional, tetapi Neymar tetaplah Neymar. Neymar adalah pemain yang fantastis."
Dukungan terhadap Neymar juga datang langsung dari Vinícius sendiri. Ia menegaskan bahwa semua pemain ingin melihat Neymar kembali dalam kondisi terbaiknya.
"Tekanan pada Ney itu normal," katanya. "Saya bias, Ney adalah salah satu idola saya. Dia melakukan segalanya untuk menjadi 100% fit, untuk kembali ke tim nasional."
"Sekarang, keputusan ada di tangan pelatih. Tapi kami para pemain selalu ingin bermain dengan yang terbaik."
Situasi ini memang menempatkan pelatih dalam posisi sulit. Di satu sisi, ada sosok Neymar dengan pengalaman dan kualitas kelas dunia. Di sisi lain, ada tuntutan performa dan kondisi fisik yang tidak bisa diabaikan.
Pelatih pun memberikan respons yang cukup diplomatis terhadap perdebatan yang terus berkembang.
