Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Maret 2026, 03.13 WIB

Finalissima 2026 Batal Digelar, Duel Messi vs Yamal Tak Jadi Terwujud

Finalissima 2026 resmi dibatalkan, duel Spanyol vs Argentina tidak terlaksana akibat situasi keamanan. (Dok. For Blaugrana IG) - Image

Finalissima 2026 resmi dibatalkan, duel Spanyol vs Argentina tidak terlaksana akibat situasi keamanan. (Dok. For Blaugrana IG)

JawaPos.com - Pertandingan Finalissima 2026 yang sangat dinantikan akhirnya resmi dibatalkan. Duel yang seharusnya mempertemukan juara Eropa, Spanyol, dan juara Copa América, Argentina, tidak akan terlaksana setelah negosiasi panjang berakhir tanpa kesepakatan.

Melansir Barca Universal, kabar ini dikonfirmasi UEFA pada hari Minggu. Keputusan tersebut diambil setelah berbagai upaya penyelenggaraan gagal menemukan solusi yang aman dan realistis, terutama karena meningkatnya kekhawatiran keamanan di kawasan Timur Tengah.

Padahal, pertandingan ini sempat digadang-gadang menjadi salah satu laga internasional paling menarik tahun ini. Banyak penggemar menantikan kemungkinan duel generasi antara Lionel Messi dan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.

Namun pada akhirnya, rencana besar itu harus dihentikan.

Rencana Besar yang Terhenti

Awalnya, Finalissima dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret di Stadion Lusail, Doha. Laga ini dirancang menjadi acara utama dalam Festival Sepak Bola Qatar, dengan harapan mampu menarik perhatian penggemar dari seluruh dunia.

Sayangnya, situasi geopolitik di Timur Tengah berubah dengan cepat. Konflik yang sedang berlangsung di kawasan tersebut menyebabkan gangguan besar pada jalur perjalanan internasional serta wilayah udara regional.

Dalam pernyataan bersama, UEFA dan panitia lokal menyimpulkan bahwa "situasi politik saat ini" menimbulkan risiko yang terlalu besar bagi para penggemar, pemain, dan ofisial pertandingan.

UEFA juga mengungkapkan kekecewaan mendalam karena kondisi dan waktu yang tidak tepat akhirnya menggagalkan kesempatan kedua tim untuk memperebutkan trofi prestisius tersebut di Qatar.

Negosiasi Panjang yang Berujung Buntu

Sebenarnya, berbagai upaya sudah dilakukan untuk menyelamatkan pertandingan ini.

UEFA sempat mengusulkan agar Finalissima dipindahkan ke Eropa. Beberapa opsi bahkan sudah disiapkan, termasuk pertandingan tunggal di Madrid dengan pembagian kuota penonton 50-50 antara kedua tim.

Ada juga gagasan menggelar format dua leg, dengan pertandingan dimainkan di Madrid dan Buenos Aires pada jeda internasional mendatang.

Selain itu, UEFA juga mencoba mengamankan komitmen untuk memainkan laga di venue netral di Eropa pada 30 Maret. Namun semua opsi tersebut ditolak oleh pihak Amerika Selatan.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore