
Luis Diaz usai memperkuat FC Bayern Munchen. (Dok. Instagram/@luisdiaz19_)
JawaPos.com – Bayern Munchen menyelesaikan laga dengan sembilan pemain saat bermain seri 1-1 lawan tuan rumah Bayer Leverkusen dalam spieltag ke-26 Bundesliga di BayArena, Sabtu (14/3) malam.
Dua penyerang Die Roten –julukan Bayern Munchen, striker Nicolas Jackson dan wide attacker Luis Diaz, jadi korban kepemimpinan wasit Christian Dingert.
Leverkusen awalnya memimpin lewat gol Aleix Garcia menit keenam. Bayern kemudian harus kehilangan Jackson yang menerima kartu merah langsung pada menit ke-42. Striker pinjaman dari Chelsea itu melakukan tekel keras kepada winger Leverkusen, Martin Terrier.
Bayern masih bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-69 lewat Díaz.
Akan tetapi, pada menit ke-84, bintang timnas Kolombia itu mendapat kartu kuning kedua karena dianggap diving di kotak penalti. Keputusan itu mendapat kecaman dari der trainer Bayern, Vincent Kompany.
”Tidak ada seorang pun di stadion yang tahu kenapa dia mendapat kartu kuning kedua. Dia langsung bangkit. Bahkan tidak mencoba meminta penalti,” keluh Kompany seperti dikutip dari Goal.
Presiden kehormatan Bayern, Uli Hoeness, melontarkan kritik lebih keras terhadap kepemimpinan Dingert. ”Itu adalah performa terburuk dari tim wasit yang pernah saya lihat dalam pertandingan Bundesliga,” kecam Hoeness seperti dikutip dari Bild.
Belakangan, Dingert mengakui bahwa keputusan mengusir Diaz kemungkinan besar keliru. Dia sadar setelah meninjau ulang tayangan pertandingan. ”Jika saya melihat gambar-gambar itu lagi, saya tidak akan mengambil keputusan seperti itu,” kata Dingert kepada Sky Deutschland.
Meski diakhiri dengan keputusan kontroversial, hasil seri tetap menjaga posisi Bayern di puncak klasemen Bundesliga dengan 67 poin. Joshua Kimmich dkk unggul sembilan poin atas Borussia Dortmund yang menang 2-0 atas FC Augsburg.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
