
Arda Guler mencetak gol spektakuler dari jarak 68 meter saat Real Madrid mengalahkan Elche 4-1, sekaligus memecahkan rekor gol terjauh dalam sejarah klub. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Real Madrid menutup pekan yang nyaris sempurna dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Elche pada pekan ke-28 La Liga. Hasil ini membuat mereka terus menempel ketat Barcelona dalam perebutan gelar, dengan selisih hanya satu poin dari rivalnya tersebut yang masih akan menghadapi Sevilla.
Pertandingan di Santiago Bernabeu sebenarnya sudah berada dalam kendali tuan rumah. Namun, momen yang paling diingat dari laga ini datang di menit-menit akhir ketika Arda Guler mencetak gol spektakuler dari jarak yang luar biasa jauh.
Gelandang asal Turki itu masuk sebagai pemain pengganti dan berhasil menutup kemenangan Real Madrid dengan cara yang dramatis.
Melihat posisi kiper Matías Dituro yang terlalu maju, Guler melepaskan tendangan kaki kiri dari sekitar garis tengah lapangan. Bola meluncur sempurna ke gawang dan mengubah skor menjadi 4-1.
Melansir Defensa Central, gol tersebut tidak hanya indah, tetapi juga memecahkan rekor klub. Tendangan dari jarak 68 meter itu kini tercatat sebagai gol terjauh yang pernah dicetak pemain Real Madrid.
Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh Mikel Lasa yang mencetak gol dari jarak sekitar 58 meter ke gawang Sevilla pada 1995. Dengan satu tendangan berani, Guler berhasil melampaui catatan tersebut.
Bahkan jika dilihat dalam konteks sepak bola dunia, gol ini masuk dalam daftar yang sangat langka. Gol Guler menjadi gol jarak terjauh keempat dalam sejarah sepak bola.
Hanya tiga pemain yang pernah mencetak gol dari jarak lebih jauh, yaitu Asmir Begovic dengan 91 meter, Moritz Stoppelkamp dengan 83 meter, dan Giorgos Tzavellas dengan 73 meter. Jarak tembakan Güler juga menyamai gol Antonio Jose untuk Numancia ke gawang Sevilla pada 2004.
Arda Guler masuk ke lapangan pada menit ke-58 sebagai salah satu pergantian pemain pertama yang dilakukan oleh pelatih. Sejak masuk, ia langsung menunjukkan kepercayaan diri dan beberapa kali mencoba menciptakan peluang.
Usahanya akhirnya terbayar pada menit ke-89. Tembakan jarak jauhnya langsung disambut sorakan meriah dari para pendukung di Bernabeu. Setelah bola masuk ke gawang, Guler berlari menuju bangku cadangan untuk merayakan gol tersebut bersama rekan setim dan staf pelatih.
Momen itu menunjukkan betapa besar rasa kebersamaan di dalam tim, terutama antara sang pemain muda dengan pelatih yang memberinya kepercayaan.
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Guler mencoba mencetak gol dari jarak jauh. Dalam pertandingan sebelumnya melawan Osasuna, ia juga sempat mencoba menembak dari lini tengah, seperti yang diingatkan Brahim Diaz. Namun, pada kesempatan itu bola hanya mengenai tiang gawang.
