
Pemain andalan Bayern Munchen, Joshua Kimmich. (Dok Bundesliga)
JawaPos.com - Bayern Munich tampil luar biasa saat menghadapi Atalanta di Liga Champions dengan kemenangan telak 6-1. Hasil tersebut memastikan tim asal Jerman itu melaju dengan nyaman ke babak berikutnya setelah mendominasi dua leg pertandingan melawan wakil Italia dari Bergamo.
Namun di balik kemenangan besar tersebut, ada satu momen yang cukup menarik perhatian: kartu kuning yang diterima Joshua Kimmich karena dianggap mengulur waktu.
Situasi ini langsung memunculkan spekulasi. Mengingat leg kedua pada dasarnya sudah tidak terlalu menentukan, sebagian pihak menduga kartu kuning itu sengaja dilakukan agar Kimmich bisa menjalani hukuman akumulasi lebih cepat dan memiliki waktu istirahat sebelum babak perempat final, ketika aturan kartu kuning akan direset.
Melansir Bavarian Football, Kimmich sendiri langsung menepis anggapan tersebut setelah pertandingan.
“Tidak. Jika dia mampu menjaga ketenangannya, tidak akan ada kartu kuning,” kata Kimmich setelah pertandingan. “Saya memang terlalu lama mengoper, tetapi saya tidak ingin terburu-buru mengoper ke arah tekanan mereka. Saya rasa jika dia tidak melakukan pelanggaran, tidak akan ada kartu kuning.”
Gelandang berusia 31 tahun itu juga menegaskan bahwa pada dasarnya ia selalu ingin bermain di setiap pertandingan bersama timnya.
“Pada umumnya, saya adalah tipe orang yang ingin bermain di semua pertandingan. Tetapi karena hasil di leg pertama, saya pikir itu bisa diatasi.”
Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan kartu kuning yang disengaja—terutama dengan contoh kasus Sergio Ramos yang pernah mendapat hukuman tambahan karena sengaja mencari kartu—Kimmich tetap bersikeras bahwa situasinya berbeda.
“Tidak, mengapa begitu? Kartu kuning tidak dapat dihukum. Itu tidak disengaja.”
Akibat kartu kuning tersebut, Kimmich dipastikan akan absen pada pertandingan berikutnya bersama Michael Olise. Meski begitu, keduanya akan kembali tersedia tepat waktu untuk pertandingan di babak selanjutnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
