
Manajer Newcastle United Eddie Howe. (Istimewa)
JawaPos.com - Newcastle United hampir saja meraih kemenangan besar di Liga Champions, tetapi mimpi tersebut buyar di menit-menit akhir. Penalti Lamine Yamal membuat Barcelona menyamakan kedudukan dan memaksa The Magpies puas dengan hasil imbang setelah sebelumnya sempat unggul.
Gol Harvey Barnes sempat membuat Newcastle berada di jalur kemenangan. Tim asuhan Eddie Howe tampil solid sepanjang pertandingan dan terlihat siap membawa keunggulan penting menuju leg berikutnya.
Namun situasi berubah drastis menjelang akhir laga ketika Barcelona mendapatkan penalti yang kemudian dieksekusi dengan baik oleh Yamal.
Melansir Newcastle World, meski hasil akhirnya mengecewakan, Howe justru menyoroti banyak hal positif dari performa timnya.
"Saya pikir kami luar biasa, penampilan yang sangat, sangat bagus. Kami mempertahankan intensitas permainan. Momen di akhir pertandingan memberikan kesan negatif, tetapi ini adalah salah satu penampilan terbaik kami."
Salah satu momen yang menjadi sorotan tentu saja keputusan penalti untuk Barcelona. Howe mengakui adanya kontak dalam situasi tersebut, tetapi ia merasa keputusan itu cukup kontroversial.
"Saya pikir itu penalti yang lemah, tetapi Malik melakukan kontak dengan bola."
Terlepas dari momen kontroversial tersebut, Howe menilai timnya sebenarnya sudah tampil sangat disiplin dalam menjaga organisasi permainan.
"Kami sudah menjaga formasi, tidak mungkin kami kebobolan gol itu. Kami akan meninjaunya, tetapi saya tidak ingin itu mengesampingkan 93 menit sebelumnya, di mana kami bermain berkualitas."
Sepanjang pertandingan, Newcastle memang tampil percaya diri dan beberapa kali mampu mengancam pertahanan lawan. Howe bahkan merasa timnya sudah cukup layak mencetak gol lebih awal sebelum Barnes akhirnya membuka keunggulan.
"Saya pikir kami sudah cukup untuk mencetak gol sebelum kami melakukannya. Pertandingan menunjukkan bahwa kami mampu, tetapi kami tahu kami mungkin harus memberikan lebih banyak lagi saat bermain di stadion mereka. Kami mampu melakukannya, tetapi kami perlu berada dalam performa terbaik kami."
Bagi Howe, salah satu tugas terpenting setelah pertandingan seperti ini adalah menjaga mental para pemainnya tetap kuat. Ia menyadari timnya sudah beberapa kali mengalami situasi serupa musim ini, tetapi ia yakin karakter skuad Newcastle tetap solid.
"Tugas saya adalah mencoba membangkitkan semangat mereka. Sayangnya, kami harus melakukan itu beberapa kali musim ini, tetapi kekuatan karakter kami tidak perlu diragukan. Kami akan siap saat pertandingan berikutnya tiba."

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
