
Benjamin Sesko, Striker United. (Robbie Jay Barratt - AMA Sports Photo Agency)
JawaPos.com – Nick Woltemade dari VfB Stuttgart dan Benjamin Sesko (RB Leipzig) adalah dua striker asal Bundesliga yang menjajal Premier League musim ini. Bedanya, Woltemade tancap gas bersama Newcastle United dan kemudian melempem pada paruh musim. Sebaliknya, Sesko yang melempem di awal musim, malah mengganas di tengah musim bersama Manchester United.
Koleksi gol Woltemade di Premier League (7 gol) pun telah disalip oleh Sesko (8 gol) kala mencetak gol penentu kemenangan 2-1 The Red Devils –julukan Manchester United– atas Crystal Palace (1/3).
Woltemade juga hanya menciptakan 1 gol dari 19 kali penampilan terakhir. Berbanding terbalik dengan Sesko yang melesakkan 7 gol dalam 8 penampilan tahun ini.
Anomali Sesko dan Woltemade itulah yang menghiasi duel The Magpies –julukan Newcastle United– versus The Red Devils dalam matchweek ke-29 Premier League di St James’ Park, Newcastle upon Tyne, dini hari nanti (siaran langsung Champions V 5/Vidio pukul 03.15 WIB).
Faktor Konfidensi
Menurut analis sepak bola talkSPORT, Angelina Kelly, Sesko bukan hanya unggul dalam produktivitas gol dari Woltemade saat ini. ’’Dalam beberapa laga terakhir, dia (Sesko) bermain dengan konfidensi tinggi,’’ sebut Kelly. ’’Sama sekali tidak terlihat dia gugup. Sentuhan bolanya saat ini juga sangat jauh lebih baik dan tampak jauh lebih halus,’’ sambung Kelly.
Posisi Tergusur Gordon
Anjloknya produktivitas Woltemade membuat tactician The Magpies, Eddie Howe, mengubah skema main tim. Woltemade yang berpostur 198 sentimeter dimainkan mundur sebagai nomor 10 dengan wide attacker Anthony Gordon maju sebagai false nine.
Perubahan itu berjalan efektif karena Gordon telah mengoleksi 14 gol di semua ajang atau empat gol lebih banyak dari Woltemade.
Berbicara kepada BBC, Howe memainkan Woltemade lebih ke belakang untuk memunculkan kreativitas dan sentuhan bola. Hal itu karena Woltemade memang punya kemampuan membawa bola dan bisa lebih terlibat dalam build-up (ketimbang hanya menanti bola di depan).
”Nick (Woltemade) malah bermain bagus sebagai nomor 8 (gelandang) dalam beberapa pertandingan,” ucapnya. Meski, beberapa analis dan fans menilai Woltemade kurang mobile sebagai nomor 10 atau terlalu lemah fisik sebagai nomor 8.
Baca Juga:Tren Positif Persib Bandung Terhenti, Persebaya Surabaya Bisa Menang Jika Punya Striker Murni
Rapor Jelek di St James’ Park
Di sisi lain, setelah merebut peringkat ketiga dari Aston Villa, The Red Devils berharap bisa mempertahankannya. Artinya, skuad besutan Michael Carrick butuh kemenangan di St James’ Park mengingat hanya unggul diferensiasi gol (surplus 12 gol berbanding surplus 8 gol) atas Aston Villa. Untuk perolehan poin, sama-sama 51 poin.
Yang jadi masalah, kali terakhir The Red Devils memenangi laga Premier League di St James’ Park sudah terjadi lama. Yakni, sejak matchweek kelima musim 2020–2021 dengan kemenangan telak 4-1. Setelah itu, The Red Devils kesulitan dalam tujuh lawatan terakhir seiring hanya mampu mencatat empat kali seri dan tiga kali kalah. (ren/dns)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
