
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (Istimewa)
JawaPos.com - Bojan Hodak memang hadir dalam sesi konferensi pers seusai laga kontra Persebaya Surabaya pada Senin (2/3) malam. Pelatih Persib Bandung itu ditemani oleh salah satu pemainnya, Frans Putros.
Namun, sesi konferensi pers tersebut tidak berjalan seperti biasanya. Tidak ada sesi tanya jawab dengan jurnalis yang sudah hadir. Pelatih asal Kroasia itu hanya memberikan sekelumit pernyataan.
Itu pun tidak terkait dengan hasil pertandingan. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Ternyata, Hodak tidak puas dengan kepemimpinan wasit Eko Saputra.
Pertama, Persebaya Surabaya mendapat penalti setelah Bruno Moreira dijatuhkan di kotak terlarang. Kedua, gol Kakang Rudianto sempat dianulir karena Ramon Tanque yang mengirim umpan dianggap melakukan handball.
“Jadi, saya sampaikan seperti ini: saya selalu menghormati media. Saya menghormati pekerjaan Anda. Namun, saya tidak bisa berbicara soal wasit pada momen ini,” katanya saat membuka pernyataan.
Baca Juga:Tren Positif Persib Bandung Terhenti, Persebaya Surabaya Bisa Menang Jika Punya Striker Murni
Dia kemudian membeberkan alasannya. “Jika saya berbicara tentang wasit, maka tidak ada hal lain mengenai pertandingan yang bisa saya bicarakan saat ini. Jadi, saya lebih baik tidak memberikan pernyataan apa pun karena saya bisa dihukum,” cetus mantan pelatih Johor Darul Ta'zim dan PSM Makassar tersebut.
Setelah itu, Hodak langsung meletakkan mikrofon. Dia kemudian meninggalkan ruang konferensi pers. Tindakan tersebut langsung diikuti oleh Putros. Sebelum sampai di pintu keluar, dia sempat meminta maaf kepada awak media atas keputusannya itu.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
