Gerard Pique ungkapkan kekaguman kepada Fernando Hierro, legenda Real Madrid. (ig @3gerardpique)
JawaPos.com–Nama Gerard Pique selalu punya efek khusus di telinga pendukung Real Madrid. Bagi sebagian besar Madridista, mantan bek Barcelona itu identik dengan sindiran, provokasi, dan komentar yang kerap memancing reaksi.
Meski sudah gantung sepatu, Pique tetap menjadi figur yang sulit dipisahkan dari sorotan media. Terutama jika topiknya menyentuh rivalitas klasik antara Barcelona dan Real Madrid.
Namun di balik semua dinamika itu, ada satu pengakuan menarik dari Pique yang mungkin membuat sebagian orang mengernyitkan dahi. Idolanya di masa kecil justru seorang legenda Real Madrid, Fernando Hierro.
Melansir Defensa Central, dalam sebuah pernyataan, Pique secara terbuka mengakui kekagumannya terhadap mantan bek tengah Los Blancos tersebut.
”Fernando Hierro selalu menjadi contoh meskipun bermain untuk Real Madrid. Dia adalah pemain yang sangat penting bagi tim nasional dan klubnya. Dia selalu menjadi panutan,” tutur Gerard Pique.
Pengakuan itu menunjukkan bahwa di balik rivalitas panas di lapangan, rasa hormat terhadap kualitas individu tetap ada. Hierro memang dikenal sebagai bek komplet. Tangguh, cerdas membaca permainan, dan punya kontribusi besar baik di klub maupun tim nasional Spanyol.
Meski mengagumi Hierro, identitas Pique tetap lekat dengan Barcelona. Dia berulang kali menegaskan keyakinannya terhadap filosofi klub Catalan tersebut.
”Memiliki gaya, kontinuitas, percaya pada kerja keras yang dilakukan dari akademi muda hingga tim utama, dan tahu bagaimana bermain, tidak mengubah apa yang Anda yakini. Nilai-nilai yang ditanamkan Barcelona kepada para pemain muda telah menciptakan gaya bermain yang unik, dan saya rasa tidak ada klub lain di dunia yang memilikinya,” ujar Gerard Pique.
Menurut dia, kesuksesan Barcelona bukanlah hasil instan, melainkan buah dari sistem yang konsisten.
”Tidak ada rahasia, ini tentang kerja keras dan memiliki pelatih yang mengenal klub, nilai-nilainya, dan yang juga pernah menimba ilmu di akademi muda Barca,” tutur Gerard Pique.
Pernyataan seperti ini tentu disambut hangat para pendukung Blaugrana. Di sisi lain, fans Real Madrid sudah cukup mengenal karakter Pique dan memilih untuk tidak terlalu ambil pusing.
Menariknya, Real Madrid sebagai institusi hampir tidak pernah menanggapi komentar-komentar Pique, baik dulu maupun sekarang. Klub tampaknya memahami bahwa respons hanya akan memperpanjang siklus polemik.
Bagi sebagian Madridista, Pique adalah sosok yang unik. kadang menghibur, kadang menjengkelkan, tapi selalu konsisten dengan caranya sendiri.
Namun satu hal yang tak bisa dipungkiri: bahkan seorang Pique pun pernah tumbuh dengan mengidolakan legenda Real Madrid. Sepak bola memang penuh paradoks. Rival di satu sisi, inspirasi di sisi lain.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
