Insiden petasan Emil Audero berujung sanksi untuk suporter Inter. (@FOXSoccer/X)
JawaPos.com–Kekalahan harus diterima Cremonese saat menjamu AC Milan dalam lanjutan Serie A. Bermain di kandang sendiri, Cremonese takluk dengan skor 0-2. Meski hasil akhir tak berpihak, penampilan kiper Emil Audero justru menuai banyak pujian.
Sejak menit awal, Milan tampil menekan. Serangan demi serangan dilancarkan, memaksa lini belakang Cremonese bekerja keras.
Dalam situasi sulit itulah Audero menunjukkan kualitasnya. Dia beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang membuat timnya terhindar dari kebobolan lebih banyak.
Salah satu momen krusial terjadi saat Rafael Leao mendapat peluang emas di dalam kotak penalti. Audero dengan sigap menepis bola dan menggagalkan kesempatan tersebut.
Tak hanya sekali, dia kembali menghentikan upaya Leao dalam situasi satu lawan satu. Aksi gemilang itu membuat publik tuan rumah sempat memberi harapan.
Tak berhenti di situ, Audero juga melakukan penyelamatan impresif ketika Christian Pulisic melepaskan tembakan keras dari jarak dekat.
Refleks cepatnya membuat bola gagal bersarang di gawang. Penampilan solid tersebut mendapat sorotan positif dari media Italia, termasuk Tuttomercato.
“Audero menyelamatkan gawangnya dari Leao dua kali, dia juga melakukan penyelamatan hebat terhadap Pulisic sepenuhnya adalah hasil karyanya. Dia tidak bisa disalahkan atas gol-gol tersebut karena bermain sangat baik,” tulis Tuttomercato dalam ulasannya.
Dua gol Milan pada akhirnya tetap tak mampu dibendung. Namun banyak pihak menilai kekalahan ini bukan sepenuhnya kesalahan lini belakang, apalagi sang kiper. Justru Audero menjadi salah satu pemain paling menonjol di laga tersebut.
Hasil ini membuat Cremonese masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 24 poin. Jumlah poin mereka sama dengan tim di posisi ke-18, membuat persaingan di papan bawah semakin ketat. Setiap pertandingan kini menjadi krusial bagi Cremonese untuk menjauh dari zona degradasi.
Meski kalah, performa Audero bisa menjadi modal berharga bagi tim. Konsistensi dan kepercayaan diri sang penjaga gawang diharapkan mampu membantu Cremonese bangkit pada laga berikutnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
