Jose Mourinho menyebut selebrasi Vinicius Junior tidak sopan usai laga Real Madrid vs Benfica yang diwarnai dugaan rasisme. Komentarnya menuai kritik dari sejumlah legenda sepak bola. (Ist)
JawaPos.com - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, akhirnya angkat suara terkait dugaan pelecehan rasial yang menyeret nama Gianluca Prestianni.
Ia menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pemain mana pun yang terbukti melakukan tindakan diskriminatif, termasuk terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Kasus ini bermula pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid di Stadion Da Luz, Lisbon, 17 Februari lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Vinicius menuding Prestianni melontarkan ujaran bernada rasial kepadanya.
Prestianni yang kini berusia 20 tahun membantah tuduhan itu. Namun UEFA tetap mengambil langkah cepat dengan menjatuhkan larangan bermain sementara satu pertandingan, sembari menunggu hasil investigasi menyeluruh dari inspektur etik dan disiplin. Sanksi tambahan masih berpotensi diberikan jika bukti mengarah pada pelanggaran serius.
Mourinho, yang sempat menuai kritik karena komentarnya usai laga, kini menyampaikan sikap lebih tegas.
Sebelumnya, ia menyebut selebrasi Vinicius di dekat bendera sudut setelah mencetak gol tunggal laga tersebut turut memancing reaksi penonton. Pernyataan itu dianggap sebagian pihak kurang sensitif terhadap isu yang berkembang.
Dalam konferensi pers terbaru, Mourinho menegaskan dirinya menolak segala bentuk diskriminasi.
“Saya sepenuhnya menentang prasangka, kebodohan, dan sikap tidak menghormati orang lain,” ujar pelatih berusia 63 tahun itu dikutip dari bcc.com.
Ia bahkan menyebut masa depan Prestianni di bawah arahannya akan berakhir jika sang pemain terbukti bersalah.
“Jika dia tidak memegang prinsip yang sama dengan saya dan klub ini, maka tidak ada lagi tempat untuknya di sini,” tegas Mourinho.
Meski begitu, mantan pelatih Real Madrid periode 2010-2013 itu tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Menurutnya, semua pihak harus menunggu hasil investigasi resmi sebelum menjatuhkan vonis moral.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
