Pemain Bayer Leverkusen Ibrahim Maza mencetak gol ke gawang Borussia Dortmund di babak 16 besar DFB-Pokal di Stadion Signal Iduna Park, pada Rabu (3/12) dini hari. (Leon Kuegeler/Reuters)
JawaPos.com - Pertandingan ini digelar di BayArena, Jerman, Rabu (25/2/2026) pukul 03.00 WIB dan menjadi momen krusial bagi kedua tim untuk menentukan nasib di kompetisi elite Eropa tersebut.
Leverkusen datang dengan modal berharga usai menang 2-0 pada leg pertama di Piraeus. Dua gol Patrik Schick di babak kedua memberi keuntungan agregat yang signifikan bagi wakil Bundesliga itu.
Keunggulan tersebut membuat Die Werkself hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Bermain di kandang sendiri jelas menjadi keuntungan tambahan. Dalam empat laga kandang terakhir, Leverkusen selalu meraih kemenangan tanpa kebobolan.
Catatan tersebut menunjukkan pertahanan mereka tampil solid ketika bermain di BayArena. Di kompetisi Eropa pun, performa kandang Leverkusen terbilang stabil dengan mayoritas laga berakhir positif.
Secara historis, peluang Leverkusen untuk lolos juga sangat besar. Dari 26 kesempatan sebelumnya di kompetisi Eropa ketika memenangi leg pertama, mereka berhasil melaju dalam 24 kesempatan.
Bahkan setiap kali unggul dua gol di laga pembuka, Leverkusen selalu mampu mengunci kelolosan. Statistik ini semakin menguatkan posisi mereka jelang leg kedua.
Meski begitu, Olympiakos tidak bisa dipandang sebelah mata. Wakil Yunani itu pernah menundukkan Leverkusen dengan skor 2-0 di fase liga musim ini.
Artinya, mereka tahu cara mengalahkan tuan rumah. Tantangannya kini adalah mencetak minimal dua gol untuk menyamakan agregat dan memaksakan perpanjangan waktu, atau menang tiga gol tanpa balas untuk lolos langsung.
Olympiakos diprediksi tampil lebih agresif sejak awal laga. Mereka kemungkinan akan menekan lini pertahanan Leverkusen dan mencoba mencuri gol cepat.
Namun strategi terbuka tentu mengandung risiko, terutama jika lini belakang mereka lengah menghadapi serangan balik cepat tuan rumah.
Leverkusen sendiri diperkirakan tetap bermain disiplin tanpa terburu-buru. Dengan keunggulan agregat, mereka bisa mengontrol tempo dan memanfaatkan celah ketika Olympiakos mulai bermain terbuka. Jika tuan rumah mampu mencetak gol lebih dulu, tekanan akan semakin berat bagi tim tamu.
Melihat kondisi kedua tim, Leverkusen masih difavoritkan untuk meraih kemenangan. Kombinasi kepercayaan diri, rekor kandang yang impresif, serta keunggulan agregat menjadi faktor pembeda dalam duel ini.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
