
Legenda Arsenal Thierry Henry kritik Mikel Arteta dan peringatkan bahaya bagi tim. (ig @thierryhenry)
JawaPos.com–Persaingan gelar Premier League 2025/26 kembali memanas. Arsenal harus menelan pil pahit, saat ertandang ke markas Wolves.
The Gunners hanya mampu bermain imbang 2-2 lawan Wolves, meski sempat unggul dua gol lebih dulu. Gol cepat Bukayo Saka dan tambahan dari Piero Hincapie membuat Arsenal tampak berada di jalur aman.
Namun, Hugo Bueno memperkecil ketertinggalan lewat gol indah yang menghidupkan harapan tuan rumah Wolves. Drama mencapai puncaknya ketika pemain Wolves Tom Edozie memanfaatkan kelengahan lini belakang Arsenal di menit ke-94 untuk memastikan skor akhir 2-2.
Hasil ini bukan hanya soal dua poin yang melayang, tetapi juga soal mentalitas. Legenda Arsenal Thierry Henry ikut angkat suara.
Melansir Give Me Sport, saat itu Henry tidak sedang menonton langsung laga tersebut. Dia tengah bertugas sebagai analis Liga Champions bersama CBS Sports ketika kabar gol penyeimbang Wolves terdengar di studio.
Saat rekannya, Micah Richards memberi tahu bahwa ada sorakan dari pertandingan Arsenal, Henry langsung bereaksi cepat. ”Itu hanya berarti satu hal,” ucap Henry.
Dan benar saja, Wolves baru saja menyamakan kedudukan. Henry kemudian mengungkap sebenarnya sudah memperingatkan tim panel, termasuk pembawa acara Kate Scott dan Jamie Carragher, bahwa laga ini tidak akan mudah.
”Saat kami mengalahkan mereka di Emirates, itu karena dua gol bunuh diri. Pertandingan hari ini akan sulit bagi kami. Persis seperti yang saya katakan. Satu-satunya yang memprediksinya adalah saya. Sudah kubilang, pertandingan ini memang akan selalu sulit, selalu,” tutur Henry.
Nada Henry terdengar seperti seseorang yang sudah melihat tanda-tanda bahaya sejak awal. Bagi sang legenda, hasil ini bukan kejutan melainkan konsekuensi dari performa yang belum sepenuhnya meyakinkan.
Bukan kali ini saja Thierry Henry bersuara soal proyek yang dibangun Mikel Arteta. Meski mengakui kualitasnya sebagai pelatih modern, Henry pernah secara terbuka mempertanyakan minimnya trofi.
Musim lalu dia sempat membandingkan Arsenal dengan Manchester United.
”Manchester United telah bermain di lima final dalam lima tahun terakhir, United yang selalu ditertawakan semua orang, sedangkan Arsenal dalam tiga tahun terakhir membangun tim, belum pernah mencapai final,” ungkap Henry.
”Jadi, saya mengerti ketika orang bertanya, Bukankah seharusnya Anda bersaing untuk memperebutkan trofi? Atau setidaknya, mencapai final. Tahun ini, kami tidak bersaing dengan Liverpool. Saya tidak tahu mengapa orang berpikir begitu, tetapi kami tidak bersaing, sekali pun,” tandas Henry.
Pernyataan itu menegaskan satu hal menurut Henry, progres saja tidak cukup. Arsenal harus mulai mengonversi permainan apik menjadi trofi nyata.
Sejak menjuarai Piala FA 2020, Arsenal belum lagi mengangkat trofi besar di bawah Mikel Arteta. Musim ini mereka masih bertarung di berbagai kompetisi dan akan menghadapi Manchester City di final Piala Liga pada Maret. Namun, di liga, hasil seperti melawan Wolves jelas menjadi alarm.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
