
Pascal Kaiser. (FC Koln)
JawaPos.com — Viral usai lamar kekasihnya, Pascal Kaiser wasit Bundesliga jadi korban penganiayaan. Momen romantis yang seharusnya menjadi kenangan terindah justru berubah menjadi mimpi buruk bagi seorang wasit amatir asal Jerman.
Pascal Kaiser, wasit yang dikenal di lingkungan Bundesliga, harus menjalani perawatan akibat luka fisik dan trauma setelah menjadi korban dugaan serangan bermotif kebencian.
Insiden itu terjadi tak lama setelah video dirinya melamar sang kekasih, Moritz, viral di media sosial.
Peristiwa lamaran tersebut berlangsung pada 31 Januari 2026 di RheinEnergieStadion, sebelum laga FC Köln kontra VfL Wolfsburg.
Di hadapan hampir 50 ribu penonton, Kaiser berlutut di tengah lapangan dan menyampaikan lamaran kepada Moritz.
Aksi romantis itu langsung disambut tepuk tangan meriah dan sorakan suporter yang memadati stadion.
Momen tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Diversity Day yang didukung klub, sehingga terasa semakin simbolis dan penuh makna.
Video lamaran mereka kemudian menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di dunia maya.
Namun, alih-alih menuai dukungan sepenuhnya, Kaiser justru menerima gelombang komentar bernada kebencian yang menyerang kehidupan pribadinya.
Informasi pribadi Kaiser, termasuk alamat rumah, tersebar luas di internet tanpa kendali. Ancaman kekerasan berdatangan dan menciptakan ketakutan nyata bagi dirinya dan Moritz.
Situasi memuncak pada 7 Februari 2026 ketika teror di dunia maya berubah menjadi aksi fisik.
Hanya sekitar 20 menit setelah melaporkan ancaman yang diterimanya kepada polisi, Kaiser diserang tiga pria tak dikenal di taman rumahnya.
Serangan tersebut menyebabkan luka pada bagian mata kanan dan memaksanya mendapatkan perawatan medis. Sejumlah media Eropa menyebut, ini bukan kali pertama Kaiser mengalami intimidasi di kediamannya.
Kasus ini langsung menjadi sorotan publik Jerman dan memicu gelombang simpati. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk nyata diskriminasi terhadap komunitas LGBTQ+ yang masih terjadi hingga kini.
Padahal, Jerman telah melegalkan pernikahan sesama jenis sejak Oktober 2017. Regulasi itu selama ini dipandang sebagai tonggak penting dalam perjuangan kesetaraan hak bagi pasangan sesama jenis.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
