
Thomas Tuchel akan tempatkan pemain cadangan di ruang ganti selama pertandingan. (@FabrizioRomano/X).
JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi memperpanjang kontrak Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris hingga Euro 2028.
Keputusan ini diumumkan di tengah persiapan The Three Lions menuju Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa FA ingin menjaga stabilitas tim dalam jangka panjang.
Perpanjangan kontrak tersebut datang setelah Tuchel sukses membawa Inggris melaju mulus di babak kualifikasi.
Delapan kemenangan tanpa kebobolan menjadi catatan impresif yang mempertegas kapasitas pelatih asal Jerman itu.
Inggris tampil solid di semua lini, dengan organisasi permainan yang rapi dan pertahanan yang sulit ditembus.
Bagi FA, mengikat Tuchel lebih lama dianggap sebagai langkah strategis. Kontrak sebelumnya dijadwalkan berakhir setelah Piala Dunia 2026, situasi yang berpotensi memicu spekulasi soal masa depan sang pelatih.
Dengan sejumlah klub elite Eropa kerap berburu pelatih berpengalaman, keputusan ini dinilai bisa meredam gangguan dari luar.
Meski begitu, waktu pengumuman kontrak baru ini memunculkan perdebatan. Beberapa kalangan menilai FA seharusnya menunggu hingga selesainya Piala Dunia 2026.
Alasannya sederhana, hasil di turnamen besar akan menjadi tolok ukur sesungguhnya bagi seorang pelatih tim nasional.
Dalam sejarahnya, Inggris bukan sekali ini mengambil keputusan serupa. Pada 2010, FA juga memperpanjang kontrak Fabio Capello jelang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Namun, langkah tersebut berujung kurang manis setelah Inggris tersingkir di babak 16 besar. Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa sepak bola turnamen sering kali sulit diprediksi.
Di sisi lain, performa Inggris di bawah Tuchel memberi alasan untuk optimistis. Ia dikenal tegas dalam menentukan pilihan, termasuk saat mencoret nama besar demi menjaga keseimbangan tim.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Tuchel tidak menerapkan sistem “bintang”, melainkan mengedepankan kebutuhan taktis.
Target utama tentu tak berubah membawa Inggris berbicara banyak di Piala Dunia. Selama ini, The Three Lions kerap tampil meyakinkan di fase kualifikasi, tetapi menghadapi tantangan berbeda saat memasuki babak gugur turnamen besar.
Jika Inggris mampu memenuhi ekspektasi, keputusan FA memperpanjang kontrak Tuchel bisa dianggap sebagai langkah visioner. Namun, jika hasilnya tak sesuai harapan, evaluasi tetap akan mengiringi perjalanan mereka.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
