
Aksi brutal Jean-Clair Todibo mencekik Joao Pedro saat kemenangan Chelsea. (ESPNUK/X).
JawaPos.com - Pertandingan Premier League pada Minggu (1/2) berakhir dengan kekacauan total. Meski Chelsea berhasil mencatatkan kemenangan comeback yang luar biasa, laga itu justru tercoreng oleh aksi kekerasan pemain West Ham United yang menyerang barisan pemain tuan rumah di menit-menit akhir pertandingan.
Suasana panas mulai meledak tepat setelah Chelsea membalikkan keadaan di masa tambahan waktu.
Dilansir dari Daily Mail, pemandangan tidak biasa terjadi ketika pemain West Ham Adama Traore membanting Marc Cucurella ke tanah dengan cara menarik punggung dan mengempaskan Cucurella ke tanah. Insiden ini memicu bentrokan massal antar pemain dari kedua kubu.
Melihat insiden itu, Joao pedro langsung mendorong Traore hingga keluar lapangan. Aksi saling dorong kemudian berlanjut dan ketegangan mencapai puncaknya saat Jean-Clair Todibo tertangkap kamera melakukan aksi kekerasan yang sangat agresif terhadap Joao Pedro. Todibo tampak mencengkeram leher Pedro dengan kuat hingga harus dipisahkan oleh kiper Robert Sanchez dan pemain lain.
Komentator Gary Neville bahkan menyebut Todibo terlihat sangat menakutkan hingga menyarankan pemain Chelsea untuk menjauhinya di lorong pemain. Akibat tindakan brutal itu, wasit Anthony Taylor mengeluarkan kartu merah untuk Todibo setelah melakukan tinjauan VAR.
Tidak hanya itu, pemain West Ham Konstantinos Mavropanos juga terlihat memberikan tamparan ke arah bintang Chelsea Cole Palmer tetapi Mavropanos mampu terhindar dari pengusiran wasit.
Di balik kerusuhan itu, Chelsea sebenarnya mengukir catatan emas. The Blues sempat tertinggal 0-2 di babak pertama melalui gol Jarrod Bowen dan Crysencio Summerville. Namun, keputusan pelatih Liam Rosenior memasukkan Joao Pedro, Wesley Fofana, dan Marc Cucurella di babak kedua mengubah segalanya.
Joao Pedro mencetak gol pertama pada menit ke-57, diikuti gol penyama kedudukan dari Cucurella pada menit ke-70, sebelum akhirnya Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke 90+2.
Usai laga panas itu, Jean-Clair Todibo akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka melalui Instagram resminya. Todibo mengakui tindakan yang dilakukannya tidak dapat dibenarkan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai sepak bola.
“Saya memohon maaf kepada klub, rekan setim, suporter kami, dan siapa pun yang mungkin terdampak oleh tindakan ini,” tulis Todibo di media sosialnya.
Pelatih West Ham Nuno Espirito Santo bahkan tampak terpukul. Melalui YouTube West Ham, sang pelatih menyatakan rasa frustrasinya karena kehilangan poin setelah unggul jauh.
“Kami merasa kecewa, sedih, dan frustrasi. Ini merupakan pertandingan yang dimulai dengan sangat baik. Kami bermain sangat bagus di babak pertama dan ketika kami mencetak dua gol di laga tandang, seharusnya itu menjadi milik kami,” ujar Nuno.
Terkait insiden kericuhan dan kartu merah yang diterima anak asuhnya, Nuno memberikan klarifikasi tambahan. Nuno mengaku belum sempat melihat tayangan ulang secara detail, tetapi menyayangkan dampak jangka panjang bagi timnya.
“Saya tidak melihat gambarnya (rekaman insiden). Saya pikir itu merupakan kekacauan besar. Ada banyak tekanan pada kedua tim, tapi saya tidak melihat gambarnya secara langsung. Saya harus melihatnya terlebih dahulu agar bisa menilai dengan benar apa yang terjadi. Namun, hal buruknya ialah kami tidak akan bisa memainkan JC (Jean-Clair Todibo) untuk pertandingan berikutnya," keluh Nuno dikutip dari YouTube BeanymanSports2.
Di sisi lain, Liam Rosenior memuji ketangguhan mental anak asuhnya. Dikutip dari situs resmi Chelsea, Rosenior mengaku bangga dengan reaksi positif para pemainnya terhadap tekanan fisik dan mental di lapangan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
