
Arthur Atta buka keran gol dan cetak asis saat lawan Verona. (@SerieA_EN).
JawaPos.com - Udinese berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Hellas Verona dalam lanjutan laga Serie A di Stadion Marcantonio Bentegodi pada Selasa (27/1). Kepercayaan diri Udinese sudah terlihat sejak sebelum laga dimulai.
Pelatih Udinese Kosta Runjaic dalam wawancara sebelum pertandingan menegaskan bahwa itu merupakan laga krusial. Meski kehilangan pemain kunci seperti Adam Buksa dan Nicolo Zaniolo, Runjaic optimis timnya siap memberikan performa besar demi meraih poin penting di Serie A.
“Kami kehilangan beberapa pemain kunci seperti (Adam) Buksa, (Nicolo) Zaniolo, (Jakub) Piotrowski, dan (Hassane) Kamara, tetapi kami siap memberikan performa yang luar biasa,” kata Runjaic dikutip dari situs resmi klub.
Terbukti sesaat setelah laga dimulai, Udinese langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-23. Melalui skema serangan yang rapi, Arthur Atta melepaskan tembakan kaki kanan dari sisi kiri kotak penalti yang gagal dihalau oleh kiper Verona Simone Perilli dan mengubah skor menjadi 1-0.
Namun, hanya berselang tiga menit, tuan rumah langsung memberikan respons cepat. Melalui serangan balik kilat yang diinisiasi Amin Sarr, Gift Orban berhasil menyontek bola ke sudut kiri bawah gawang Maduka Okoye pada menit ke-26.
Gol itu pun mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1 yang bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Udinese tampil lebih disiplin yang berbuah gol pada menit ke-58. Berawal dari situasi bola mati, Alessandro Zanoli berhasil memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti dengan sepakan keras ke pojok kiri atas gawang.
Gol itu membuat Udinese kembali memimpin dengan skor 2-1. Hellas Verona mencoba mengejar ketertinggalan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Abdou Harroui dan Cheikh Niasse.
Namun, Arthur Atta memberikan umpan matang kepada Keinan Davis yang langsung melepaskan tendangan keras ke tengah atas gawang Verona pada menit ke-66. Udinese pun memperlebar jarak skor menjadi 3-1.
Verona sebenarnya sempat mendapatkan beberapa peluang emas melalui Gift Orban di sisa waktu pertandingan, tetapi ketangguhan Maduka Okoye di bawah mistar gawang Udinese membuat skor tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
Pertandingan itu juga sempat diwarnai dengan kontak fisik yang cukup keras. Wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk dua pemain Verona, yakni Pol Lirola dan Roberto Gagliardini akibat pelanggaran keras demi menghentikan alur serangan Udinese.
Secara keseluruhan, Udinese tampil lebih klinis dengan mencatatkan lebih banyak tembakan tepat sasaran dibandingkan tuan rumah.
Di sisi lain, kekalahan pahit itu membuat pelatih Hellas Verona Paolo Zanetti menyatakan kekecewaannya secara terbuka dalam sesi wawancara pascapertandingan. Zanetti mengaku bahwa timnya kehilangan kendali setelah kondisi fisik pemain mulai menurun di paruh kedua.
“Kami sangat kecewa. Selama kami mampu bertahan secara fisik, segalanya berjalan baik, tetapi pada akhirnya kami kalah secara layak,” ujar Zanetti.
Lebih lanjut, Zanetti menyinggung situasi internal klub yang tengah goyah akibat badai cedera dan kebijakan bursa transfer yang mengurangi kekuatan skuadnya. Sang pelatih menegaskan bahwa dirinya tetap bekerja profesional meski berada di ujung tanduk.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
