
Manchester United kembali tampil meyakinkan dengan kemenangan dramatis atas Arsenal. (ig @manutd)
JawaPos.com-Para penggemar Manchester United boleh sedikit bernapas lega usai menang atas Arsenal. Michael Carrick kembali duduk di kursi pelatih Old Trafford, dan efeknya terasa instan.
Ada nuansa nostalgia yang kuat mengingat masa singkat namun manis Michael Carrick pada 2021. Kala itu, Dia membawa Setan Merah meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk kemenangan 3-2 atas Arsenal. Kini, skenarionya nyaris terulang.
Bertandang ke Emirates Stadium pada Minggu (25/1) sore, United kembali menang 3-2, membuat tim asuhan Mikel Arteta tampak terkejut dan kehilangan arah.
Ditambah kemenangan 2-0 atas Manchester City sebelumnya, Carrick langsung memberi jawaban setelah periode kelam di bawah Ruben Amorim. Di London Utara, beberapa pemain United tampil menonjol dan layak mendapat sorotan khusus.
Melansir Football Fancast, meski Gary Neville menyebut kekalahan Arsenal sebagai kekalahan yang menyadarkan, pujian tetap pantas diarahkan pada Manchester United.
Tim tamu tampil dengan energi baru, terlihat lebih hidup dan percaya diri sejak menit awal. Gol pembuka datang dari Bryan Mbeumo, yang dengan dingin memanfaatkan kesalahan lini belakang Arsenal.
Penyerang tersebut tampil tenang sepanjang laga, tidak hanya mencetak gol. Tapi juga mencatatkan dua umpan kunci yang merepotkan pertahanan tuan rumah.
Di sisi kiri, Patrick Dorgu tampil eksplosif. Pemain bernomor punggung 13 ini menjadi ancaman konstan dengan pergerakannya yang agresif, memenangkan enam duel sebelum akhirnya ditarik keluar di menit-menit akhir.
Puncak performanya datang di awal babak kedua lewat gol sensasional yang membawa United unggul 2-1. Gol itu juga menandai catatan manis, Dorgu mencetak gol di dua laga Liga Premier secara beruntun.
Gol penentu kemenangan memang dicetak Matheus Cunha. Namun kontribusi pemain senior juga tak kalah penting.
Harry Maguire tampil dominan di jantung pertahanan dengan rekor 100 persen duel dimenangkan, sementara Casemiro memberikan ketenangan dan kepemimpinan di lini tengah. Ironisnya, justru lini belakang Arsenal yang terlihat rapuh dan sering membuat kesalahan.
Pemain Manchester United yang Paling Mengecewakan saat Melawan Arsenal
Meski menang, bukan berarti performa United tanpa cela. Di pertandingan lain, Arsenal mungkin saja bisa mencuri hasil jika penyelesaian akhir United tak setajam ini, meski kiper Senne Lammens juga harus bekerja keras dengan tiga penyelamatan penting.
Namun, di tengah penampilan solid tim, Amad Diallo justru tenggelam. Biasanya dikenal lincah dan merepotkan lawan, kali ini kontribusinya minim. Sepanjang 88 menit bermain, dia hanya mencatatkan 35 sentuhan, tanpa satu pun tembakan ke gawang.
Statistik memperjelas gambaran tersebut tidak ada gol, assist, peluang kunci, atau dribel sukses. Bahkan dari dua percobaan umpan silang, tak satu pun yang tepat sasaran. Ironisnya, Lammens yang berposisi sebagai penjaga gawang justru mencatatkan lebih banyak sentuhan bola.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
