Senegal juara Piala Afrika. (ig @afcon2025official)
JawaPos.com - Final Piala Afrika (AFCON) 2025 yang digelar Minggu (18/1) malam di Rabat, Maroko, bukan hanya menyajikan drama sepak bola tingkat tinggi, tetapi juga menghadirkan momen-momen absurd yang sulit dilupakan.
Dalam kemenangan tipis 1-0 Senegal atas Maroko, dua kiper Senegal justru sibuk dengan urusan yang tak biasa: mengamankan handuk.
Edouard Mendy menjadi pahlawan setelah menggagalkan penalti Brahim Diaz. Sementara rekannya, Yehvann Diouf, menjalani peran tak kalah penting: melindungi handuk Mendy dari gangguan para pengumpul bola.
Melansir Instagram @nitrofoooty, situasi mulai memanas ketika para ball boy tuan rumah, bahkan seorang petugas lapangan, tampak berusaha mengambil handuk yang digunakan kiper Senegal.
Diouf sampai harus menyeret tubuhnya sendiri melintasi lapangan demi menjaga handuk tersebut, seolah itu adalah benda paling berharga malam itu.
Pada satu momen, Diouf bahkan harus menghadang Ismael Saibari yang berdiri di antara dirinya dan Mendy. Sang kiper Nice itu tengah berusaha memberikan handuk kepada Mendy, yang kini bermain di Al-Ahli, Arab Saudi, setelah sebelumnya membela Chelsea.
Usai pertandingan, Diouf mengunggah foto di Instagram Story dengan medali juara AFCON dan handuk tersebut, disertai tulisan dalam bahasa Prancis:
"Ini dia (medali dan handuknya)." Sebuah pernyataan sederhana, tapi penuh makna.
Final Piala Afrika antara Senegal dan Maroko diwarnai insiden unik saat ball boy dan pemain tuan rumah mencoba merebut handuk kiper Senegal di tengah laga penuh drama. (Instagram/@nitrofoooty)
Diouf bukan satu-satunya pemain Senegal yang terlibat dalam “misi penyelamatan handuk”. Pada momen lain, El Hadji Malick Diouf harus berebut dengan para pengumpul bola demi mengamankan handuk lain yang dilemparkan Achraf Hakimi ke arah pinggir lapangan.
Insiden serupa ternyata bukan hal baru di turnamen ini. Sebelumnya, kiper Nigeria Stanley Nwabali juga sempat mengejar orang-orang yang mengambil handuknya di pinggir lapangan.
Reaksi sang kiper kala itu cukup mengejutkan—mengacungkan jari tengah—dan membuat penonton kebingungan.
Di balik kisah handuk yang viral, pertandingan ini sendiri penuh kontroversi. Pelanggaran bek kiri Senegal terhadap Brahim Díaz menghasilkan penalti kontroversial di waktu tambahan, yang bahkan memicu aksi walk-off sebelum Mendy melakukan penyelamatan penting.
Tak lama sebelumnya, Ismaïla Sarr sempat mengira ia mencetak gol kemenangan usai memanfaatkan bola rebound dari sundulan Abdoulaye Seck yang membentur tiang. Namun, gol itu dianulir karena Seck dianggap melanggar Achraf Hakimi, keputusan yang menuai perdebatan.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
