
Manajer baru Chelsea Liam Rosenior. (X/@ChelseaInPhotos)
JawaPos.com-Manajer baru Chelsea Liam Rosenior menegaskan tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait perombakan skuad di bursa transfer Januari. Alih-alih langsung berburu pemain baru, Rosenior memilih untuk membuka kembali pintu dialog bagi para pemain yang sebelumnya dibekukan, termasuk Raheem Sterling dan Axel Disasi.
Langkah ini menandai pergeseran pendekatan di Stamford Bridge. Di bawah arahan manajer sebelumnya, Enzo Maresca, Sterling dan Disasi seolah kehilangan tempat dan masuk dalam daftar jual klub sejak musim panas lalu.
Namun, kendala gaji yang tinggi, terutama kontrak Sterling yang mencapai GBP 325 ribu per minggu, serta minimnya tawaran yang cocok, membuat keduanya tertahan dalam ketidakpastian.
Rosenior yang baru menjalani hari-hari pertamanya sebagai suksesor, mengaku tengah fokus mempersiapkan tim menghadapi laga krusial leg pertama semifinal Carabao Cup melawan Arsenal. Kendati demikian, ia menjanjikan pembicaraan empat mata dengan kedua pemain tersebut dalam waktu dekat.
"Saya baru bertugas selama empat hari dan prioritas saat ini sangat padat. Namun, saya akan segera berbicara dengan mereka. Raheem memiliki karier yang luar biasa dan saya sangat menghormatinya, begitu pula dengan Axel yang telah saya pantau sejak lama," ujar pelatih berusia 41 tahun itu, dikutip melalui laman The Guardian, Rabu (14/1).
Meski manajemen klub cenderung ingin melepas para pemain bergaji tinggi demi efisiensi finansial, Rosenior tidak menutup kemungkinan untuk mengintegrasikan mereka kembali. Baginya, jawaban atas kebutuhan tim sering kali sudah tersedia di dalam klub, bukan selalu harus mendatangkan pemain baru dari luar.
Prinsip ini terbukti saat Chelsea melumat Charlton 5-1 di ajang Piala FA akhir pekan lalu. Rosenior memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain pelapis dan mengaku terkejut dengan performa impresif yang mereka tunjukan.
"Saya ingin memberikan kesempatan kepada mereka. Januari memang waktu untuk mengejar kesuksesan jangka pendek, namun terkadang solusi terbaik ada di dalam gedung ini sendiri. Saya akan memutuskan langkah selanjutnya setelah melihat semua pemain beraksi," tutur Liam Rosenior.
Di tengah jadwal padat dengan enam laga tersisa bulan ini, Rosenior juga dihadapkan pada tantangan kebugaran pilar utama. Cole Palmer, yang menjadi motor serangan The Blues, masih diragukan tampil akibat cedera pangkal paha.
Menyadari aset berharga yang dimilikinya, Rosenior memilih pendekatan konservatif. Dia enggan memaksakan Palmer bermain jika belum pulih total, demi menjaga keberlangsungan karier sang pemain yang kini baru menginjak usia 23 tahun.
"Sangat berisiko jika saya memaksakan pemain di fase musim seperti ini. Cole adalah talenta istimewa dengan kemampuan kelas dunia. Tugas saya adalah memahaminya dan memastikan dia berada dalam kondisi terbaik untuk memberikan kontribusi maksimal," tandas Liam Rosenior.
Ujian perdana dalam laga derbi melawan Arsenal akan menjadi pembuktian awal bagi filosofi Rosenior. Apakah ia mampu membangkitkan kembali kekuatan kolektif dari sisa-sisa skuad yang sempat terabaikan.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
