Kemenangan Barcelona atas Real Madrid di final Piala Super Spanyol diwarnai kontroversi. Gestur dan ucapan Fermin Lopez ke arah suporter lawan memicu kemarahan fans Madrid. (Instagram/@ferminlopez)
JawaPos.com - Kemenangan Barcelona atas Real Madrid hampir selalu menghadirkan cerita lanjutan di luar skor akhir.
Emosi meluap, tensi tinggi, dan rivalitas panjang membuat El Clasico tak pernah benar-benar berakhir saat peluit panjang dibunyikan.
Hal serupa terjadi setelah final Piala Super Spanyol. Selain perayaan kemenangan Barcelona, sorotan juga tertuju pada reaksi beberapa pemain Blaugrana ke arah tribun penonton.
Gestur-gestur tersebut dengan cepat memicu diskusi dan perdebatan di media sosial, terutama di kalangan penggemar sepak bola Spanyol.
Melansir akun X Movistar, nama Fermin Lopez muncul sebagai salah satu sosok yang paling banyak dibicarakan.
Setelah pertandingan berakhir dan emosi kemenangan masih memuncak, beberapa pemain Barcelona terlihat mengarahkan gestur serta komentar ke arah pendukung Real Madrid.
Lamine Yamal tertangkap kamera melambaikan tangan ke tribun, sebuah gestur bagi sebagian orang dianggap sebagai ucapan perpisahan. Namun, perhatian terbesar justru tertuju pada Fermin Lopez, yang dinilai melangkah lebih jauh.
Dalam sebuah rekaman yang kemudian beredar luas di media sosial, Fermin terdengar berbicara langsung kepada para penggemar tim lawan. Ia mengatakan,
“Rasakan itu! Pergi sana, pulanglah! Pulanglah!”
Klip tersebut dengan cepat viral dan menjadi pusat perbincangan, terutama di kalangan fans Real Madrid yang merasa gestur itu tidak pantas.
Insiden ini memunculkan beragam reaksi, tergantung sudut pandang masing-masing. Sebagian menilai momen seperti ini adalah bagian dari sisi emosional sepak bola, terlebih setelah El Clasico yang sarat tekanan dan gengsi.
Dalam atmosfer seperti itu, luapan emosi dianggap sulit dihindari. Namun, ada pula yang berpendapat bahwa gestur tersebut sudah melampaui batas.
Fakta bahwa ucapan itu terdengar jelas dan ditujukan langsung kepada para pendukung lawan membuatnya terasa lebih personal.
Perdebatan pun berkembang, termasuk perbandingan dengan bagaimana tindakan serupa dari pemain Real Madrid sering kali diperlakukan, dengan klaim adanya standar ganda tergantung lambang klub di dada pemain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022