
David De Gea. (Dok ACF Fiorentina)
JawaPos.com–Fiorentina resmi menyerahkan ban kapten baru kepada mantan penjaga gawang Manchester United David De Gea. Sebuah keputusan simbolis dengan tujuan untuk mengembalikan keseimbangan dan kepercayaan diri selama fase genting klub.
Perubahan jajaran kepemimpinan tim juru kunci ini telah dikonfirmasi dengan De Gea mengambil alih posisi dari Luca Ranieri, yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai kapten klub sejak musim lalu.
“Keputusan tersebut diambil pelatih Paolo Vanoli atas persetujuan (petinggi) klub dan dikomunikasikan kepada (seluruh) skuad setelah perjalanan Fiorentina baru-baru ini ke Lausanne,” tulis laporan terbaru Football Italia.
Sementara Corriere dello Sport mengonfirmasi bahwa langkah pencopotan ban kapten tersebut bukan hukuman bagi Ranieri. Tetapi usaha ini mencerminkan upaya untuk memperbaiki suasana di ruang ganti dan mengurangi tekanan pada pemain.
Sebagai produk akademi klub asli Florence, bek berusia 26 tahun ini telah merasakan beban yang sangat berat hingga menuju pertengahan musim yang sulit lebih dari kebanyakan pemain lainnya. Tim berseragam ungu itu baru menang sekali.
Ranieri diberi tahu secara langsung dan dipahami telah menerima keputusan tersebut tanpa masalah. Pada saat yang sama, memberikan ban kapten kepada kiper Spanyol itu merupakan bukti kepercayaan yang jelas kepada salah satu sosok berpengalaman di klub ini.
Fiorentina melihat isyarat tersebut sebagai pernyataan kepercayaan pada kepemimpinan dan karakter penjaga gawang kelahiran Madrid ini. Dia pemain penting di bawah mistar dalam skuad dan sudah kebobolan 27 kali dari 16 laga di Serie A.
Langkah ini diambil menyusul komentar baru-baru ini dari penanggung jawab klub Daniele Prade dan Roberto Goretti. Mereka telah memperingatkan bahwa keputusan tegas diperlukan untuk mengarahkan La Viola melewati masa-masa sulit tim saat ini.
Meskipun sudah pecah telur dengan kemenangan telak atas Udinese yang menyusul mungkin tidak terkait langsung, pesan yang disampaikan oleh pergantian kapten tersebut sangat jelas, bahwa klub ini ingin mencapai kebangkitan lainnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
